SUKABUMIUPDATE.com - Pep Guardiola memberikan keterangan setelah Manchester City kalah 3-0 dari Real Madrid, menurutnya The Citizen tak punya peluang lebih untuk mengembalikan keadaan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions nanti.
Manchester City dibuat tak berada setelah Federico Valverde mencetak hattrick dalam waktu kurang dari 22 menit di babak pertama, yang membuat langkah Real Madrid di leg kedua nanti cukup diuntungkan dengan defisit tiga gol.Beruntung Donnarumma tampil gemilang saat menepis tendangan Vinicius Jr.
Baca Juga: Manfaat Minum Air Lemon Saat Sahur dan Berbuka, Benarkah Baik untuk Tubuh?
Ketika ditanya setelah pertandingan tentang prospek City lolos ke perempat final, Guardiola berkata: "Sekarang, tidak banyak. Tentu saja kami akan mencoba. Kami akan membaca apa yang perlu diperbaiki dan lebih aktif di sepertiga akhir lapangan, dan kami akan berusaha." ujarnya dilansir dari espn.
Menjelang laga dimulai, pelatih kepala Real Madrid memperkirakan bahwa Pep Guardiola akan menyiapkan kejutan dalam susunan pemainnya. Prediksi tersebut terbukti ketika pelatih Manchester City itu menurunkan Jeremy Doku, Savinho, dan Abdukodir Khusanov sebagai starter.
Baca Juga: Demi Pacar di Lapas, Perempuan Sukabumi Ini Nekat Selundupkan Sabu dalam Organ Intim
Guardiola juga menggeser Nico O'Reilly dari posisi gelandang ke bek kiri. Namun, pemain berusia 20 tahun tersebut melakukan kesalahan saat gagal mengantisipasi umpan panjang dari Thibaut Courtois, yang kemudian dimanfaatkan Federico Valverde untuk mencetak gol pembuka.
Ketika timnya sudah tertinggal 0-3 pada babak pertama, Guardiola memutuskan menarik keluar Savinho. Setelah pertandingan, Ia pun harus memberikan penjelasan terkait keputusan susunan pemain yang dipilihnya.
"Sudah berapa kali Nico O'Reilly bermain sebagai bek kiri musim ini? Berapa kali? Satu-satunya penyesuaian adalah Khusanov di area itu karena Vinicius datang ke area tersebut dan Anda harus mengendalikannya,” tambah Pep.
Sumber: espn.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid