SUKABUMIUPDATE.com - Bodo/Glimt berhasil meraih kemenangan atas Sporting Lisbon dengan skor 3-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 03.00 WIB, di Aspmyra Stadion. Masing-masing gol Bodo/Glimt dicetak Sonder Brunstad Fet, Ole Didrik Blomberg, dan Kasper Hogh.
Sondre Brunstad Fet membawa tim tuan rumah memimpin tak lama setelah laga melewati menit ke-30 lewat eksekusi penalti. Keunggulan tersebut kemudian diperbesar oleh Ole Didrik Blomberg yang mencetak gol kedua tepat sebelum turun minum.
Baca Juga: Rakor Nasional Pendidikan Dasar Bahas TKA, Penggajian PPPK hingga Lonjakan SD Swasta
Selanjutnya, Kasper Hogh menuntaskan peluang dari jarak dekat setelah menerima umpan silang dari sisi kiri. Gol yang tercipta sekitar 20 menit menjelang akhir pertandingan itu memastikan Bodo/Glimt membawa keunggulan tiga gol saat bertandang ke markas Sporting Lisbon di ibu kota Lisbon.
Ini menjadi catatan positif bagi tim asal Norwegia tersebut setelah di fase liga mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid, selain itu mereka mampu mengalahkan raksasa Serie A, Inter Milan di babak playoff 16 besar Liga Champions.
Baca Juga: Mudik Lebaran Lewat Tol? Catat Nomor Call Center, Lengkap Termasuk Tol Bocimi
Berikut 5 fakta menarik laga Bodo/Glimt vs Sporting Lisbon;
1. Kemenangan telak Bodo/Glimt di UCL
Kemenangan 3-0 ini menjadi salah satu hasil paling impresif bagi Bodø/Glimt di fase utama kompetisi elite Eropa. Klub Norwegia tersebut berhasil mengalahkan salah satu tim besar Portugal dengan skor telak di leg pertama babak 16 besar.
2. Aspmyra Stadion masih “angker”
Stadion yang berada di wilayah utara Norwegia ini terkenal sulit bagi tim tamu. Sporting menjadi tim favorit terbaru yang kesulitan bermain di lingkungan dingin dekat Lingkar Arktik.
Baca Juga: H-8 Lebaran, Harga Cabai Merah di Kota Sukabumi Kembali Naik: Rp70 Ribu per Kg
3. Bodo/Glimt menuju perempat final
Dengan keunggulan tiga gol, Bodo/Glimt hanya membutuhkan hasil minimal imbang di leg kedua di Lisbon untuk memastikan tiket ke perempat final Liga Champions. Sekaligus memberi tekanan besar kepada Sporting Lisbon yang harus mengejar defisit tiga gol di leg kedua.
4. Catatan menarik
Tim dari kota nelayan di Laut Norwegia ini akan menjadi tim perempat final Liga Champions yang paling tidak terduga dalam beberapa tahun terakhir. APOEL dari Siprus mencapai delapan besar pada tahun 2012 dan dikalahkan oleh Real Madrid.
5. Dominasi tempo permainan
Bodo/Glimt langsung tampil agresif sejak menit awal. Tim tuan rumah berani menekan tinggi (high pressing) sehingga Sporting kesulitan membangun serangan dari lini belakang.
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid