SUKABUMIUPDATE.com - Liga Inggris saat ini telah memasuki pekan ke-32, beberapa laga menarik akan tersaji, diantaranya ada Chelsea akan menghadapi Manchester City pada 12 April 2026, pukul 22.30 WIB, di Stadion Stamford Bridge.
The Blues saat ini masih berada di posisi keenam dengan 48 poin dari 31 pertandingan. sempat tampil meyakinkan setelah meraih kemenangan besar di ajang Piala FA melawan tim League One, Port Vale. Namun, menjelang laga ini, performa mereka di Liga Inggris kurang konsisten karena hanya mampu mencatat satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir.
Di pekan ke-31 lalu, tim asuhan Liam Rosenior, harus menerima pukulan telak setelah kalah dari Everton 3-0. Dua gol Beto Betuncal dan Iliman Ndiaye pastikan kemenangan The Toppies atas Chelsea.
Baca Juga: Imbas One Way di Puncak, Jalur Exit Tol Parungkuda Sukabumi Sempat Alami Kepadatan
Di sisi lain tim asuhan Pep Guardiola memasuki pekan ini dengan selisih sembilan poin dari Arsenal yang menempati posisi puncak klasemen. Manchester City di dua pertandingan terakhir Liga Inggris harus menelan dua hasil imbang dari Nottingham Forest dan West Ham United.
Setelah dua pertandingan tersebut, The Citizen haru kalah di leg kedua Liga Champions dari Real Madrid dengan skor 2-1, menang menghadapi Arsenal di final Piala Liga dan meraih kemenangan di perempat final atas Liverpool 4-0.
Manchester City tidak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir di Liga Inggris melawan Chelsea sejak kekalahan 2-1 di Etihad pada Mei 2021. Selain itu, The Citizen juga berhasil meraih empat kemenangan dari lima lawatan terakhir ke markas Chelsea, jumlah tersebut setara dengan torehan kemenangan dalam 26 kunjungan liga sebelumnya.
Baca Juga: Pemicu Banjir Sungai Cidadap? 2 Lokasi Tambang Ilegal di Lengkong Sukabumi Ditutup
Secara keseluruhan, kedua tim telah berhadapan sebanyak 57 kali di era Liga Inggris, dengan mencatatkan 20 kemenangan. Pada pertemuan awal musim ini, gol penyeimbang di menit akhir dari Enzo Fernandez membuat Chelsea bermain imbang 1-1 di Etihad, setelah sebelumnya gol pembuka dicetak oleh Tijani Reijnders.
Prediksi susunan pemain
Chelsea
Chelsea kerap melakukan rotasi pemain sepanjang musim, namun umumnya tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1.
Robert Sanchez kembali dipercaya mengisi posisi penjaga gawang setelah sempat tersisih, sementara Marc Cucurella dan Malo Gusto lebih sering dimainkan sebagai bek sayap, terutama sejak Reece James mengalami cedera.
Baca Juga: 10 Istilah Bencana Alam dalam Bahasa Sunda, Hujan Angin Dordar Gelap
Di lini pertahanan, Trevoh Chalobah, Wesley Fofana, Jorrel Hato, serta mantan pemain Manchester City, Tosin Adarabioyo, bergantian mengisi posisi di jantung pertahanan. Di sektor gelandang, Moises Caicedo dan Andrey Santos berperan lebih dalam, menopang lini serang yang dihuni oleh Cole Palmer, Pedro Neto, Estevao, dan Alejandro Garnacho.
Sementara itu, Enzo Fernandez diperkirakan tidak akan masuk skuad menyusul komentarnya saat jeda internasional. Di lini depan, Joao Pedro menjadi pilihan utama, dengan mantan pemain Manchester City lainnya, Liam Delap, juga siap menjadi alternatif.
Manchester City
Manchester City pada musim 2025/2026 masih mengandalkan fleksibilitas taktik dengan formasi dasar 4-3-3 yang bisa berubah sesuai situasi pertandingan.
Baca Juga: Bak Kakak dan Adik, Fajar Sadboy Akui Perhatian Amanda Manopo Usai Kecelakaan
Di posisi kiper, Donnarumma tetap menjadi pilihan utama, meski persaingan di posisi ini mulai meningkat. Lini belakang diisi oleh kombinasi pemain seperti Josko Gvardiol dan Rico Lewis di sisi sayap, sementara bek tengah dirotasi antara Ruben Dias, Nico O’Reilly, dan John Stones.
Di lini tengah, peran penting masih dipegang Rodri sebagai pengatur ritme permainan. Ia didukung oleh pemain kreatif seperti Phil Foden dan Matheus Nunes, dengan rotasi juga melibatkan pemain muda dan energi baru di skuad.
Untuk lini serang, Erling Haaland tetap menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol. Ia mendapat suplai bola dari pemain sayap cepat seperti Jeremy Doku serta variasi serangan dari lini kedua.
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid