SUKABUMIUPDATE.com — Menyambut perhelatan akbar FIFA World Cup 2026 (FWC), Lembaga Penyiaran Publik TVRI terus memperkuat perannya sebagai media pemersatu bangsa. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengajak seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia untuk berkolaborasi, guna menghadirkan pengalaman menonton yang merata, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Melalui kerja sama ini, TVRI menawarkan berbagai skema kolaborasi yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. Salah satunya adalah penyelenggaraan nonton bareng (nobar) resmi di ruang publik seperti alun-alun, taman kota, hingga fasilitas umum lainnya yang mudah diakses masyarakat.
Tak hanya itu, TVRI juga membuka peluang kolaborasi dalam bentuk aktivasi event daerah bertema Piala Dunia. Kegiatan yang bisa digelar antara lain festival rakyat, car free day, olahraga bersama, hingga hiburan yang melibatkan komunitas lokal.
Baca Juga: Baru Seumur Jagung, Jembatan Darurat di Nyalindung Kembali Hanyut Diterjang Banjir
Kolaborasi ini juga mencakup dukungan publikasi program-program daerah melalui kanal siaran TVRI. Pemda dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pariwisata, budaya, hingga produk UMKM. Selain itu, TVRI turut mendorong produksi konten bersama yang mengangkat kearifan lokal, sehingga semarak Piala Dunia tak hanya menjadi tontonan global, tetapi juga memiliki nuansa lokal yang kuat.
Dalam pelaksanaannya, peran Pemerintah Daerah dinilai sangat krusial. Pemda diharapkan dapat menyediakan lokasi yang representatif untuk kegiatan nobar, sekaligus menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Dukungan sosialisasi melalui kanal komunikasi daerah, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika serta media lokal, juga menjadi faktor penting dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas. Keterlibatan komunitas lokal dan pelaku UMKM pun didorong untuk turut ambil bagian, sehingga kegiatan ini mampu mendorong perputaran ekonomi di daerah.
Momentum menuju FIFA World Cup 2026 pun mulai dimanfaatkan sejumlah daerah untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan nobar resmi sekaligus memperkuat pelibatan UMKM lokal. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun tidak sekadar seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata.
Baca Juga: Ngeri! Banjir di Nyalindung, Batu dan Lumpur Penuhi Jalan Provinsi di Sukabumi
Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbodjati, menegaskan pentingnya sinergi tersebut.
“TVRI tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadirkan semarak FIFA World Cup 2026. Dukungan dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah sangat penting agar siaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan dan penggerak ekonomi lokal,” ujar Wulan, Selasa (14/4/2026).
Wulan juga menambahkan bahwa TVRI terbuka untuk berbagai bentuk sinergi yang inovatif dan adaptif sesuai kebutuhan daerah.
“Kami melihat antusiasme yang sangat positif dari berbagai daerah. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Wulan.
Melalui kerja sama yang solid antara TVRI dan Pemerintah Daerah, siaran FIFA World Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, memperluas akses informasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di seluruh Indonesia.
Editor : Asep Awaludin