Sukabumi Update

Marc Klok Bantah Adanya Tuduhan Rasisme Terhadap Pemain Bhayangkara FC

Marc Klok tepis tudingan rasisme terhadap pemain Bhayangkara FC. (Sumber: Instagram/@marcklok)

SUKABUMIUPDATE.com - Kapten Persib Bandung, Marc Klok, dengan tegas menepis tudingan rasisme terhadap Henri Doumbia yang sebelumnya disampaikan oleh Bhayangkara FC.

Isu tersebut mencuat setelah beredarnya video viral yang memperlihatkan keributan antar pemain di lorong ruang ganti usai pertandingan Bhayangkara FC kontra Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026)

Insiden tersebut terjadi selepas babak pertama ketika para pemain berjalan menuju ruang ganti masing-masing. Dalam momen itu, kapten Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, terlihat menghampiri Marc Klok.

Baca Juga: Disdik Sukabumi Bentuk Satgas, Pastikan Siswa Aman dan Nyaman Bersekolah

Menanggapi video yang beredar, pihak Bhayangkara FC kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang menuding Klok melakukan tindakan rasis terhadap Henri Doumbia. Hal itulah yang mendorong Wahyu untuk mencari klarifikasi langsung di lapangan.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Sabtu (2/5/2026), Klok membantah keras tudingan tersebut sekaligus memaparkan kronologi versinya.

“Saya dengan tegas menolak tuduhan rasisme yang diarahkan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar atas kejadian yang tidak pernah terjadi jelas merugikan dan tidak bisa diterima,” tulis Klok.

Baca Juga: PGRI Sukabumi Soroti Peningkatan Kompetensi dan Kebutuhan Guru di Hardiknas 2026

Ia juga menegaskan bahwa sepanjang karier dan kehidupannya, Ia selalu menjunjung tinggi nilai saling menghormati, profesionalisme, serta menolak segala bentuk rasisme.

“Sepanjang perjalanan karier saya, saya sudah berada satu ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan negara,” ujar Marc Klok.

Ia menegaskan bahwa sikap saling menghormati selalu menjadi prinsip utama yang ia pegang, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pemain bernomor punggung 23 tersebut juga menyebut bahwa orang-orang terdekatnya memahami betul nilai-nilai yang selama ini ia junjung tinggi.

Baca Juga: 3 Curug Pelangi di Bogor: Awas Salah! Nama Sama Tapi Beda Tempat

“Orang-orang yang mengenal saya, termasuk rekan setim, pelatih, dan lingkungan terdekat, tahu siapa saya dan prinsip yang saya pegang,” lanjutnya. “Saya selalu berusaha memimpin dengan memberi contoh,” tambahnya.

Terkait insiden yang terjadi, Klok mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak dari Bhayangkara FC, baik saat pertandingan berlangsung maupun setelah laga usai, guna memahami situasi sekaligus meluruskan kesalahpahaman dengan sikap tenang dan saling menghormati.

Menurutnya, kejadian tersebut bermula ketika Persib Bandung mencetak gol pertama menjelang akhir babak pertama yang membuat skor berubah menjadi 2-1.

Di laga tersebut Persib Bandung berhasil mengembalikan keadaan menjadi 4-2 setelah Federico Bara, Berguinho, Beckham Putra dan Adam Alis mencetak gol sekaligus membuka kembali menjuarai Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun. 

Sumber: dari berbagai sumber

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT