Sukabumi Update

Jelang Laga Persija vs Persib, Marc Klok Dilaporkan The Jakmania ke PSSI, Ada Apa?

Marc Klok, Bojan Hodak dan Dedi Kusnandar saat merayakan Juara Liga 1 2024/2025. (Sumber: X@persib)

SUKABUMIUPDATE.com - Suporter Persija, The Jakmania menekan Ketua Umum PSSI untuk mengambil keputusan tegas mengenai pernyataan kapten Persib Bandung, Marc Klok yang memicu kerusuhan antar pendukung jelang Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung. 

Sebelumnya, Marc Klok memberikan pernyataan bahwa dirinya mempersilakan Bobotoh untuk menghadiri laga “El Clasico” Indonesia tersebut. Sedari liga musim ini, PSSI memberikan peraturan bahwa penonton lawan dilarang menghadiri setiap laga Super League. 

Duel adu gengsi tersebut dikhawatirkan memicu intrik karena hubungan kedua pendukung yang masih belum harmonis. Protes tersebut merupakan bentuk upaya dalam menjaga kestabilan sepak bola Indonesia yang sedang dalam masa perbaikan rivalitas. 

Diky Budi Ramadhan, Ketua Umum The Jakmania, resemi melayangkan surat protes yang dilampiri bukti pernyataan sang pemain. The Jakmania menganggap Marc Klok sangat berbahaya bagi keselamatan pemain dan jalannya pertandingan. 

"Kami mempertanyakan sikap PSSI atas pernyataan dari Marc Klok yang bersifat provokatif tersebut. Mengingat bahwa pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung adalah pertandingan dengan risiko tinggi dan sudah sedari awal ditegaskan oleh I-League selaku penyelenggara liga bahwa suporter tamu dilarang untuk hadir." ujar Diki dilansir dari suara.com.

Selain melakukan protes, Jakmania memberikan desakan pada Komite Disiplin untuk melakukan tindakan terhadap aksi Klok yang mengabaikan regulasi. Pernyataan di media sosial dianggap menjadi bentuk pengabaian terhadap sportivitas yang sedang dibangun bersama. 

"Atas adanya pernyataan provokatif tersebut, kami meminta PSSI untuk memberikan tindakan tegas kepada seluruh provokator yang dapat mencederai kembali nilai-nilai sportivitas. Saat ini kami sedang mengupayakan perbaikan rivalitas, dan provokasi sekecil apapun, akan dapat membahayakan proses tersebut." tambahnya. 

Situasi ini diperparah dengan Persija yang tidak bertanding di Jakarta, melainkan melaksanakan laga home di Stadion Segiri, Samarinda. 

Selain itu, Jakmania menagih janji Ketua Umum PSSI mengenai kemudahan izin keamanan yang seharusnya sesuai dengan asas keadilan yang berlaku. "Kami mempertanyakan komitmen PSSI terhadap penyelenggaraan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang harus digelar di luar Pulau Jawa,” lanjutnya. 

Pemindahan laga ke pulau Kalimantan dianggap tidak sesuai dengan janji awal PSSI dalam menjalin hubungan baik dengan Polri. Dampaknya menjadi beban bagi Persija Jakarta yang harus mengungsi tetapi terancam dengan kedatangan pendukung tim tamu. 

Sumber: suara.com

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT