SUKABUMIUPDATE.com – Atmosfer panas laga klasik antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta dipastikan bakal mengguncang jagat sepak bola nasional, Minggu (10/5/2026). Ribuan pasang mata akan tertuju ke Stadion Segiri saat dua rival abadi itu bentrok dalam lanjutan Liga 1 tahun 2026.
Di Kabupaten Sukabumi, kemeriahan duel sarat gengsi tersebut bakal terasa berbeda. Polres Sukabumi bersama komunitas Viking Palabuhanratu Raya (Vipara) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) terbuka untuk masyarakat di Mako Polres Sukabumi, Kecamatan Palabuhanratu, mulai pukul 15.30 WIB.
Tak sekadar menyaksikan pertandingan, kegiatan ini dikemas meriah dan penuh kebersamaan. Para bobotoh yang hadir akan mendapatkan makan dan minuman gratis serta kesempatan membawa pulang berbagai doorprize yang telah disiapkan langsung oleh Kapolres Sukabumi.
Kegiatan nobar ini menjadi momentum unik yang memperlihatkan kedekatan antara aparat kepolisian dengan komunitas suporter. Di tengah rivalitas panas Persib dan Persija yang kerap memancing emosi pendukung, Polres Sukabumi justru menghadirkan ruang aman dan nyaman bagi bobotoh untuk menikmati pertandingan dengan tertib dan penuh sportivitas.
Baca Juga: Perahu Nelayan Si Kakap Terbalik Dihantam Ombak di Ujunggenteng, Tekong Selamat
Ketua Vipara atau Viking Palabuhanratu Raya, Irvan Milano (31), mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya ajang berkumpul para pendukung Persib, tetapi juga menjadi simbol sinergi positif antara kepolisian dan suporter di Kabupaten Sukabumi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan ruang tonton yang aman dan terkendali, sekaligus membangun kedekatan humanis antara Polres Sukabumi dengan Bobotoh Vipara,” ujar Irvan kepada wartawan.
Menurutnya, sebelum nobar berlangsung, pihak komunitas bersama kepolisian telah melakukan koordinasi untuk menyusun langkah pengamanan dan edukasi kepada para suporter.
Ia menegaskan bahwa seluruh bobotoh yang hadir diajak untuk menjaga nama baik Persib dan komunitas dengan mengedepankan sikap dewasa selama pertandingan berlangsung.
“Sinergi Polres Sukabumi dan komunitas Viking Vipara adalah kombinasi antara pengamanan profesional, komunikasi dua arah, dan kemandirian suporter dalam menjaga kondusifitas. Saat keduanya saling percaya, maka nobar bisa berjalan aman, nyaman, dan penuh sportivitas,” jelasnya.
Tak hanya itu, Polres Sukabumi juga akan menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh peserta nobar agar tidak melakukan aksi konvoi berlebihan maupun tindakan provokatif usai pertandingan selesai.
Baca Juga: Pantau Jejak Macan Tutul Jampang, BKSDA Pasang 80 Kamera Trap di Leuweung Cikepuh-Cibanteng
Sementara itu, Wakil Ketua Vipara, Soetha Paguris turut menyampaikan imbauannya meliputi larangan konvoi liar, tidak mudah terpancing provokasi, menghindari euforia berlebihan, serta tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban umum.
“Vipara ingin membuktikan bahwa bobotoh bisa menjadi contoh suporter yang dewasa, tertib, dan menjunjung persaudaraan di atas rivalitas sepak bola,” tambah Paguris.
Ia berharap kegiatan nobar bersama tersebut menjadi contoh budaya mendukung sepak bola yang damai dan positif di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi sarana hiburan dan pemersatu, bukan pemicu konflik antarpendukung.
Dengan konsep santai, aman, dan penuh kebersamaan, nobar Persib vs Persija di Mako Polres Sukabumi diprediksi bakal menjadi pusat perhatian bobotoh di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.
Masyarakat serta para pendukung Persib pun diajak hadir langsung untuk merasakan atmosfer derby klasik bersama jajaran Polres Sukabumi dan komunitas Vipara Viking Palabuhanratu Raya.
“Hayu urang nobar bareng, dukung Persib dengan dewasa, jaga kondusifitas, tunjukkan bahwa Bobotoh Sukabumi bisa menjadi contoh suporter yang santun dan sportif,” pungkas Paguris.
Editor : Asep Awaludin