Sukabumi Update

TVRI Matangkan Persiapan Piala Dunia 2026, Gandeng Polri Amankan Nobar

Konferensi pers TVRI bersama Div Humas Polri menjelang penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026 di Indonesia. (Sumber: Dok TVRI)

SUKABUMIUPDATE.com – Menjelang kick-off Piala Dunia 2026, TVRI terus mematangkan persiapan teknis pelaksanaan nonton bareng (nobar). Persiapan tersebut diperkuat dengan standar keamanan melalui kerja sama bersama Polri, kesiapan fasilitas bagi rekan media, serta kehadiran jajaran host dan komentator ternama selama turnamen berlangsung.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang menghadirkan Direktur Pengembangan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan Kartiko Purbojati; Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko; serta Editor in Chief Piala Dunia 2026 LPP TVRI, Usman Kansong.

Retno Wulan mengatakan, hingga saat ini terdapat sekitar 200 penyelenggara nobar yang telah mengantongi lisensi resmi. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring semakin dekatnya pelaksanaan turnamen.

"Animo masyarakat sangat tinggi. Kami memprediksi jumlah ini akan bertambah. Oleh karena itu, penting bagi TVRI untuk memastikan nobar ini terselenggara dengan aman dan nyaman," ucap Wulan.

Baca Juga: Nobar Derby Panas Persija vs Persib Hadir di Mako Polres Sukabumi

Ia juga mengingatkan para penyelenggara nobar yang belum memiliki lisensi agar segera mengurus perizinan melalui portal bolagembira.tvrinews.com. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan nobar berjalan sesuai ketentuan serta menghindari potensi pelanggaran hak siar.

Dukungan Polri dalam pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026 menjadi bagian dari sinergi antara TVRI dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas selama turnamen berlangsung.

"Polri berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan pesta sepak bola ini. Fokus kami adalah memastikan setiap titik nonton bareng yang telah terdaftar memiliki asistensi pengamanan yang memadai," ucap Trunojoyo.

Selain menjaga keamanan, kehadiran aparat kepolisian juga diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi informasi selama kegiatan berlangsung. Polri memastikan setiap lokasi nobar memiliki standar keamanan yang memadai guna mencegah potensi gesekan di masyarakat.

Sementara itu, TVRI juga menetapkan panduan akses media bagi jurnalis yang akan meliput gelaran Piala Dunia 2026 sebagai pemegang hak siar eksklusif. Usman Kansong menjelaskan, panduan tersebut dibuat untuk memudahkan awak media yang telah terdaftar di Media Center dalam memperoleh konten eksklusif serta fasilitas pendukung selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: Shakira dan Burna Boy Siap Ramaikan Piala Dunia 2026 Lewat Lagu “Dai Dai”

"Panduan ini dibikin agar para jurnalis yang telah terdaftar dimudahkan dalam distribusi konten serta fasilitas pendukung selama turnamen ini berlangsung," ujarnya.

Selain itu, Usman turut memperkenalkan jajaran host dan komentator yang akan menjadi wajah TVRI selama perhelatan Piala Dunia 2026. Menurutnya, nama-nama yang dipilih merupakan figur yang memiliki pengalaman dan kapasitas di dunia sepak bola nasional.

"Kehadiran para host dan komentator terbaik ini kami harapkan dapat memberikan dimensi baru dalam menikmati setiap laga yang terjadi di lapangan hijau selama Piala Dunia 2026," pungkas Usman.

Beberapa nama yang akan bergabung sebagai host dan komentator di antaranya Conchita Caroline, Tio Nugroho, Bambang Pamungkas (Bepe), Indra Sjafri, serta Oki Rengga.

Penayangan Piala Dunia FIFA 2026 menjadi bagian dari komitmen TVRI sebagai lembaga penyiaran publik untuk menghadirkan layanan siaran berstandar internasional yang inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui platform Free-To-Air.

TVRI juga mengajak masyarakat, media, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan ekosistem siaran Piala Dunia yang positif, aman, serta menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT