SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah polemik pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di area lapang voli Desa Nagrak Selatan, pemerintah desa memastikan fasilitas olahraga masyarakat tetap dipertahankan dan akan ditata kembali.
Pemerintah desa bahkan berencana mengembangkan kawasan olahraga tersebut agar tidak hanya menjadi tempat olahraga rekreasi, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Desa Nagrak Selatan.
Kepala Desa Nagrak Selatan, Tutang Sutiawan mengatakan dirinya memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sarana olahraga di desa. “Saya ini pelaku yang cinta olahraga,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, pemerintah desa sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk pembenahan fasilitas olahraga sebelum adanya pembangunan KDMP. “Sebelum ada KDMP itu sudah saya masukkan Rp125 juta untuk pembenahan lapang,” katanya.
Baca Juga: Manuel Neuer Kembali, Ini 26 Pemain Jerman untuk Piala Dunia 2026
Ia menjelaskan, pemerintah desa telah menyiapkan rencana penataan kawasan olahraga di sekitar lapang, termasuk pembangunan jogging track dan fasilitas penunjang lainnya. “Itu site plan perencanaan tahun 2026 sampai 2028,” ujarnya.
Kepala desa berharap lapangan voli tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet usia muda. “Saya ingin ada sekolah voli yang bisa merekrut dari kalangan SD dan SMP,” katanya.
Menurutnya, minat generasi muda terhadap olahraga voli saat ini mulai berkurang sehingga diperlukan pembinaan yang lebih serius dan berkelanjutan. “Kami ingin lahir atlet-atlet voli dari Lapang Gumbira,” ujarnya.
Baca Juga: Unik! Inovasi Pedagang Hewan Kurban di Kota Sukabumi Gunakan AI untuk Mudahkan Penjualan
Selain pengembangan olahraga, kepala desa juga berharap keberadaan Gedung KDMP dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Nagrak Selatan. “Saya ingin meningkatkan perekonomian di wilayah Desa Nagrak Selatan,” katanya.
Ia menyebut keberadaan KDMP diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat. “Minimal karyawan yang dijanjikan itu sebanyak 17 orang warga Desa Nagrak Selatan,” ujarnya.
Selain membuka peluang kerja, masyarakat juga diharapkan lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok seperti pupuk dan gas melalui keberadaan KDMP tersebut.
Editor : Asep Awaludin