Sukabumi Update

Cetak Sejarah Hattrick Juara, KDM Guyur Persib Bonus Rp1 Miliar dari Kantong Pribadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengikuti konvoi juara Persib Bandung, Minggu (25/5/2026). (Sumber Foto: Biro Adpim Pemprov Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung mengapresiasi pencapaian prestisius Persib Bandung yang berhasil mengunci gelar juara Super League musim 2025/2026. Sebagai bentuk apresiasi nyata, pria yang akrab disapa KDM ini menggelontorkan bonus fantastis senilai Rp1 miliar untuk skuad Maung Bandung.

Kepastian gelar juara tersebut didapat setelah Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara dalam laga dramatis pekan terakhir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026) petang. Hasil satu poin ini sudah cukup bagi Pangeran Biru untuk bertengger di puncak klasemen akhir.

Menariknya, KDM menegaskan bahwa uang bonus senilai Rp1 miliar tersebut tidak menggunakan dana APBD Pemprov Jabar, melainkan murni bersumber dari dana personal atau kantong pribadinya sendiri.

"Untuk menyempurnakan kebahagiaan, saya akan berbagi kebahagiaan. Saya lagi panen sapi, pasti ada untungnya. Untungnya saya sumbangkan Rp 1 miliar untuk Persib Bandung. Nanti diserahkan 3 Juni di DPRD Jabar," ucap KDM saat mengikuti konvoi juara Persib di Bandung, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga: 5 Catatan Menarik Persib Bandung Usai Juara Super League

KDM berharap kegiatan konvoi kemenangan Persib Bandung menjadi kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

Menurut KDM, prestasi yang diraih Persib merupakan hasil kerja keras tim dari mulai manajer, ofisial, pelatih, para pemain, Bobotoh Viking dan semua semua pencinta Maung Bandung.

"Persib Bandung sudah mewujudkan cita-cita besar dalam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia, jadi juara tiga kali berturut turut," tegas KDM.

KDM menambahkan bahwa Persib Bandung telah menunjukkan sebagai klub profesional tanpa harus mendapatkan campur tangan dari pemerintah.

"Saya tegaskan sekali lagi Persib merupakan klub profesional tanpa campur tangan dari pemerintah. Tanpa campur tangan dari pemerintah menjadi juara itu namanya profesional sejati," pungkas KDM.

Sumber: Humas Jabar

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT