SUKABUMIUPDATE.com - Swedia berhasil menggilas Tunisia di pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2026 dengan skor 5-1 pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, di Estadio BBVA, Mexico. Dengan hasil ini, Swedia berhasil memuncaki grup sementara setelah Belanda ditahan imbang Jepang 2-2.
Yasin Ayari menjadi berhasil mencetak dua gol kemenangan, sementata dua penyerang Liga Inggris, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres masing-masing mengemas sau gol. Sementara itu, Mattias Svanberg menambah keunggulan tim asuhan Graham Potter. Meskipun Omar Rekik sempat memperkecil ketertinggalan jelang babak pertama usai.
Baca Juga: Dessy Susilawati Reses di Cinyocok Pamuruyan Cibadak, Serap Aspirasi Warga Sukabumi
Jalannya Pertandingan
Penyerang andalan Swedia, Alexander Isak, mengawali kiprahnya di Piala Dunia dengan penampilan impresif saat membantu negaranya meraih kemenangan telak atas Tunisia pada laga pembuka Grup F di Monterrey.
Striker Liverpool tersebut, yang sempat bergelut dengan cedera sejak bergabung ke Anfield dalam transfer bernilai £125 juta pada September lalu, mencetak gol perdananya di Piala Dunia pada menit ke-30. Isak melakukan penetrasi dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut bawah gawang Tunisia.
Gol itu lahir berkat kerja sama apik dengan tandemnya di lini depan, Viktor Gyokeres. Penyerang Arsenal tersebut lebih dulu melewati hadangan lawan di area tengah lapangan sebelum mengirimkan umpan matang kepada Isak untuk dituntaskan menjadi gol.
Baca Juga: Atur Nasib Lahan HGU Mangkrak di Sukabumi, Ini Poin-poin Raperda Tanah Terlantar
Sebelumnya, Swedia sudah membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Yasin Ayari. Gelandang Brighton itu melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Tunisia.
Menariknya, Ayari memilih tidak melakukan selebrasi usai mencetak gol internasional pertamanya. Pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda Swedia di Piala Dunia sejak Tomas Brolin pada 1990. Keputusan tidak merayakan gol tersebut diduga karena Tunisia merupakan negara asal ayahnya.
Baca Juga: Dessy Susilawati Reses di Cinyocok Pamuruyan Cibadak, Serap Aspirasi Warga Sukabumi
Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum. Bek Omar Rekik sukses menyundul bola hasil tendangan bebas Hannibal Mejbri pada menit ke-43 untuk membuat skor menjadi 2-1.
Namun, Swedia kembali menunjukkan dominasinya di babak kedua. Isak tak hanya mencetak gol, tetapi juga berperan sebagai kreator. Pada menit ke-60, ia memberikan assist kepada Gyokeres untuk menambah keunggulan timnya.
Dua puluh empat menit kemudian, Isak kembali mencatatkan assist setelah umpannya dimaksimalkan oleh pemain pengganti Mattias Svanberg. Menariknya, Svanberg hanya membutuhkan 12 detik sejak masuk lapangan untuk mencetak gol, menjadikannya salah satu gol tercepat yang dicetak pemain pengganti dalam sejarah Piala Dunia.
Baca Juga: Setelah Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Gabung Real Madrid ?
Penampilan gemilang Ayari ditutup dengan gol keduanya dari luar kotak penalti yang sekaligus menjadi gol kelima Swedia dalam pertandingan tersebut. Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan tim asuhan Graham Potter memuncaki klasemen sementara Grup F.
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid