SUKABUMIUPDATE.com - FIFA angkat suara terkait gol Jerman yang memiliki kans membuka peluang memenangkan pertandingan di Piala Dunia 2026. Jonathan Tah berhasil mencetak gol melalui sundulan di penghujung laga saat menghadapi Paraguay namun setelah ditinjau melalui VAR wasir memutuskan adanya pelanggaran terhadap kiper Orlando Gill.
Tayangan ulang menunjukkan Waldemar Anton mendorong Gill hingga terjatuh, namun duel tersebut menimbulkan kritik terhadap keputusan wasit. Di laga tersebut, Der Panzer harus mengakui keunggulan Paraguay melalui adu penalti.
Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, mengatakan bahwa para wasit telah diinstruksikan untuk memberikan keputusan pelanggaran terkait insiden tersebut ketika pemain mencoba menghalangi lawan dan tak berusaha menggapai bola, terutama melibatkan penjaga gawang.
“Meskipun mempertahankan posisi bukanlah pelanggaran, ketika pemain penyerang tidak tertarik pada bola dan sengaja bergerak, bahkan sedikit pun, dengan niat jelas untuk menghalangi pergerakan lawan dan mencegahnya bertahan, maka wasit, dan VAR bila diperlukan, harus menganalisis insiden tersebut dengan cermat dan melakukan intervensi,” kata Collina dilansir dari espn.
Baca Juga: Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Resmi Mundur sebagai Pelatih
Selain itu, Collina menganggap bahwa para pelatih dan pemain telah diberikan pemahaman mengenai hal tersebut dan tak menjelaskan jika wasit menganggap hal tersebut akan dinilai sebagai pelanggaran. “Para pelatih dan pemain telah diberitahu, jadi seharusnya tidak mengherankan jika wasit akan menghukum pelanggaran-pelanggaran ini.” tambahnya.
Collina mengatakan upaya untuk mengurangi pemborosan waktu telah berhasil. Kini ada batasan waktu untuk tendangan gawang, lemparan ke dalam, dan pergantian pemain, sementara pemain dipaksa meninggalkan lapangan selama satu menit setelah mengalami cedera.
“Semua langkah ini sangat efektif dan secara bulat dianggap sebagai inovasi yang sangat positif,”kata Collina.
Sumber: espn.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid