SUKABUMIUPDATE.com – Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMP Kabupaten Sukabumi berhasil mengukir prestasi pada O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Pajajaran, Kota Bandung, 8–9 Juli 2026.
Dari ajang tersebut, Kabupaten Sukabumi membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Medali emas diraih dari cabang olahraga renang, sementara medali perak dan perunggu disumbangkan atlet cabang atletik. Berkat capaian tersebut, atlet renang peraih medali emas dipastikan akan mewakili Jawa Barat pada O2SN tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan Kabupaten Sukabumi mengirimkan atlet pelajar dari lima cabang olahraga, yakni bulu tangkis, renang, atletik, pencak silat, dan panjat tebing.
"Dari beberapa cabang yang kita kirimkan, untuk renang alhamdulillah mendapatkan medali emas. Kemudian atletik, khususnya tolak peluru dan nomor lainnya, mendapatkan satu medali perak dan satu medali perunggu," kata Deden kepada sukabumipdate.com, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Disdik Sukabumi Larang Sekolah Jual Buku, Seragam hingga Pungutan ke Siswa
Menurut Deden, seluruh atlet yang bertanding merupakan siswa jenjang SMP yang berada dalam pembinaan Disdik Kabupaten Sukabumi.
Ia menjelaskan, medali emas diraih atlet renang putra pada nomor gaya kupu-kupu. Sementara medali perak dan perunggu diperoleh atlet cabang atletik dari nomor putra dan putri.
"Nanti setelah kemarin kita pulang, kita akan siapkan formulanya. Setidaknya kita ingin juga Kabupaten Sukabumi di kancah tingkat nasional ada yang mewakili," ujarnya.
Deden menyebut para atlet peraih prestasi berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Sukabumi, di antaranya SMP Negeri 3 Cibadak, SMP di Kecamatan Warungkiara, dan SMP di Kecamatan Cisaat.
Selain cabang renang dan atletik yang berhasil meraih medali, cabang pencak silat mampu menembus babak semifinal. Sementara cabang bulu tangkis berhasil melaju ke babak lanjutan dan panjat tebing menunjukkan potensi yang masih perlu didukung melalui peningkatan sarana dan prasarana.
Baca Juga: Disdik Kabupaten Sukabumi Raih Juara II Record Center Terbaik Tingkat Perangkat Daerah
Menurut Deden, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar dalam bidang olahraga pelajar yang perlu terus dibina secara berkelanjutan.
"Ini jadi motivasi kita. Ternyata kita mempunyai potensi, bukan hanya dari sisi prestasi pendidikannya saja, tetapi juga dari sisi olahraga. Ke depan kita ingin terus memperkuat proses pembinaan. Ketika mereka juara, terus kita bina, tidak kita lepas, sehingga menjadi aset bagi Kabupaten Sukabumi dalam penyediaan atlet-atlet berprestasi," ungkapnya.
Disdik Kabupaten Sukabumi, lanjut Deden, akan memperkuat pembinaan olahraga pelajar secara berjenjang mulai dari tingkat SD hingga SMP. Bahkan saat ini Kabupaten Sukabumi telah memiliki sekolah berbasis olahraga sebagai salah satu upaya mencetak atlet-atlet berprestasi.
"Pembinaan harus dimulai dari awal, dari SD, kemudian hari ini kita sudah mempunyai atlet yang berprestasi di tingkat SMP. Itu menjadi salah satu prioritas kami ke depan agar proses pembinaan berjalan lebih baik," jelasnya.
Deden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, guru pendamping, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang telah berperan dalam pembinaan hingga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
"Ini menjadi bagian dari kegembiraan bagi kita semua. Kami sangat mengapresiasi anak-anak yang telah berprestasi. Ke depan kebijakan harus lebih berpihak pada pembinaan, proses latihan, serta dukungan para guru yang selama ini membimbing mereka," tandasnya. (adv)
Editor : Denis Febrian