Sukabumi Update

Inggris vs Argentina: Duel Bersejarah Lionel Messi dan Jude Bellingham Perebutkan Tiket Final Piala Dunia 2026

Inggris dan Argentina akan saling berhadapan di semifinal Piala Dunai 2026, penampila Jude Bellingham dan Lionel Messi menjadi sorotan. (Sumber: web/reuteus.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Semfinal Piala Dunia yang mempertemukan Argentina menghadapi Inggris pada Kamis dinihari nanti membawa drama sepak bola selama beberapa dekade, politik dan dua tim yang solid di lini pertahanan. 

Dari kemenangan Inggris di Piala Dunia 1966 hingga bayang-bayang Perang Falkland 1982, dari gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona pada tahun 1986 hingga duel besar pada tahun 1998 dan 2002, pertemuan antara kedua negara telah lama terasa lebih besar daripada sekadar sepak bola.

Baca Juga: Alexander Sorloth Terima Ancaman Usai Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ini Penjelasannya

Namun, para pemain dan pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mencoba untuk menghilangkan stigma yang menyelimuti persaingan kedua negara dan menegaskan bahwa babak semifinal harus dianggap sebagai langkah menuju duel di laga puncak. “Kita harus mengalaminya apa adanya: semifinal Piala Dunia melawan tim raksasa, tim hebat, dan berusaha untuk berada dalam kondisi terbaik agar bisa kembali bertanding,” ujarnya. 

Sang juara bertahan telah mencapai babak semifinal dengan perjuangan yang jauh lebih berat dari yang diperkirakan. Mereka mengalahkan Tanjung Verde 3-2 setelah perpanjangan waktu, melakukan comeback luar biasa dari ketinggalan 2-0 dengan 11 menit tersisa untuk mengalahkan Mesir 3-2, dan kemudian menaklukkan Swiss 3-1 di perpanjangan waktu.

Baca Juga: Bukan Brasil, Jerman Jadi Negara yang Paling Sering Tampil di Final Piala Dunia

Lionel Messi yang saat ini telah menginjak usia 39 tahun mengakui fisik yang terkuras saat bermain di Piala Dunia hingga mencapai babak semifinal yang melelahkan. 

Tak hanya Messi dan skuad Argentina lainnya, tim asuhan Thomas Tuchel berhasil bertahan dengan 10 pemain untuk mengalahkan Meksiko dalam kondisi brutal di Mexico City pada babak 16 besar sebelum kemudian mengalahkan Norwegia 2-1 setelah perpanjangan waktu di Miami. 

Jika Argentina memiliki Lionel Messi sebagai kreator utama untuk membuka serangan, Inggris telah melakukan hal yang sama melalui kegigihan dan ketangguhan Jude Bellingham. Gelandang Real Madrid berusia 23 tahun itu mencetak dua gol melawan Meksiko dan dua gol lagi melawan Norwegia, semakin memperkuat statusnya sebagai pemain yang tak tergantikan dalam tim.

Baca Juga: Duel Klasik di Piala Dunia 2026, Sejarah Pertemuan Inggris vs Argentina Paling Ikonik

Harry Kane tetap menjadi kapten dan titik fokus serangan, tetapi semakin lama turnamen ini terasa seperti milik Bellingham. Meski memiliki deretan pemain berkualitas, Thomas Tuchel menyadari bahwa kemampuan individu saja belum cukup untuk membawa Inggris meraih hasil maksimal. Pelatih The Three Lions itu bahkan secara terbuka mengaku belum sepenuhnya puas dengan performa timnya, karena menilai anak asuhnya masih perlu meningkatkan ketepatan permainan serta kontrol pertandingan.

Harapan Argentina kembali bertumpu pada Lionel Messi. Kapten La Albiceleste itu telah mengoleksi delapan gol sepanjang Piala Dunia 2026, jumlah yang sama dengan penyerang Prancis, Kylian Mbappe, dalam persaingan memperebutkan Sepatu Emas turnamen.

Baca Juga: Lionel Messi Siap Hadapi Inggris untuk Pertama Kali, Argentina Bidik Final Piala Dunia 2026

Menariknya, laga semifinal melawan Inggris akan menjadi pertemuan pertama Messi menghadapi The Three Lions sepanjang karier profesionalnya. Duel ini sekaligus menambah babak baru dalam salah satu rivalitas paling bersejarah dan sarat emosi di dunia sepak bola.

Sumber: reuteurs.com

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT