SUKABUMIUPDATE.com- FIFA tengah bersiap untuk melakukan penyelidikan atas kejadian negatif yang mewarnai laga final Piala Dunia 2026 lalu saat pemain Argentina dan Spanyol terlibat perselisihan di tengah lapangan.
Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan kemenangan 1-0 bagi Spanyol untuk mengamankan Piala Dunia pria kedua bagi La Roja , tetapi pertandingan di Stadion MetLife di New Jersey tersebut sebelumnya telah diganggu oleh indisiplin Argentina, saat gelandang Chelsea Enzo Fernandez diusir oleh wasit Slavko Vincic karena pelanggaran terhadap Pau Cubarsi di waktu tambahan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Jadi Mesin Uang FIFA, Pendapatan Capai 15,2 Miliar Dolar AS
Setelah itu, di akhir laga, memperlihatkan Leandro Paredes dan Nahuel Molina memukul Eric garcia dan Rodri, sementara asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala terlihat memukul Dani Olmo. Molina kemudian mengeroyok Rodri, yang menjadi sasaran konfrontasi verbal oleh mantan rekan setimnya di Manchester City, Nicolas Otamendi.
Dengan cepat pelatih Argentina, Lionel Scaloni dan para pemain lainnya langsung melerai pertikaian tersebut untuk meredakan suasana.
Baca Juga: Usai Demam Piala Dunia 2026, Liga Inggris 2026/2027 Siap Sajikan Persaingan Baru
Sebuah pernyataan FIFA mengatakan, "Setelah melakukan penilaian terhadap laporan pertandingan terkait final Piala Dunia FIFA antara Spanyol dan Argentina, dan sesuai dengan pasal 36 Kode Disiplin FIFA (FDC), Komite Disiplin FIFA telah menunjuk Jaksa Disiplin dan Etika untuk menyelidiki potensi pelanggaran FDC terkait insiden pasca pertandingan. Detail lebih lanjut akan disampaikan oleh Komite Disiplin FIFA setelah laporan jaksa selesai disusun,” ujar FIFA dilansir dari espn.
Enzo Fernandez menjadi pemain pertama yang diusir dari lapangan di laga final Piala Dunia setelah John Heitinga saat bermain untuk Belanda di final Piala Dunia 2010 menghadapi Spanyol di Afrika Selatan.
Sumber: espn.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid