Sukabumi Update

Shin Tae Yong Buka Suara soal Sanksi KFA, Pelatih Persija Terancam Skorsing hingga 10 Tahun

Shin Tae Yong buka suara mengenai hukuman yang diberikan oleh Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) (Sumber: Web/uhdfc.com)

SUKABUMIUPDATE.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, buka suara mengenai kabar dirinya setelah mendapatkan hukuman dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Sebelumnya media lokal Korea Selatan mengabarkan bahwa KFA telah melakukan sidang komdis untuk mengambil keputusan mengenai sanksi yang diterima oleh Shin Tae Yong. 

Hukuman yang diberikan oleh KFA pada Shin Tae Yong berkaitan dengan skorsing hingga pencabutan hak sebagai anggota sampai kurun waktu 10 tahun, larangan keterlibatan atau mendampingi pertandingan sampai yang terparah yaitu pemecatan permanen dari keanggotaan federasi. 

Baca Juga: Shin Tae Yong Disanksi KFA Usai Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Pemain

Sanksi yang diterima Shin Tae-yong diduga berkaitan dengan sejumlah kontroversi saat ia menangani Ulsan HD di Liga Korea Selatan pada periode Agustus hingga Oktober 2026. Media Korea Selatan, Channel A, melaporkan bahwa pelatih berusia 56 tahun tersebut terseret beberapa isu, mulai dari perselisihan dengan pemain, dugaan melakukan tindakan kekerasan terhadap salah satu pemain, hingga tudingan bermain golf ketika tim menjalani laga tandang.

Sebelumnya, pada Mei 2026, Shin Tae-yong juga disebut telah dijatuhi hukuman oleh Pusat Etika Olahraga Korea, lembaga yang berada di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.

"Pemberlakuan sanksi tersebut hanya berlaku di wilayah Korea Selatan sejak keputusan resmi disampaikan," tulis Channel A.

Baca Juga: Shin Tae Yong Disanksi KFA Usai Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Pemain

Media tersebut juga menyebutkan bahwa Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) telah menyampaikan hasil sidang Komite Disiplin kepada Shin Tae-yong. Kabar ini mencuat tidak lama setelah mantan pelatih Timnas Indonesia itu resmi menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Persija Jakarta.

Menanggapi keputusan tersebut, Shin Tae-yong mengaku merasa ada sejumlah hal yang menurutnya tidak berjalan secara adil. Ia menyatakan ingin mengungkap fakta yang sebenarnya terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Reuni Timnas Indonesia di Persija? Shin Tae Yong Bidik Marselino, Asnawi, dan Arhan

"Ada banyak hal yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya," ujar Shin Tae-yong, seperti dikutip Channel A.

Meski begitu, pelatih yang kini tengah mempersiapkan Persija Jakarta untuk tampil di Piala Presiden 2026 itu masih mempertimbangkan langkah untuk mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan KFA.

Di sisi lain, Channel A menilai hukuman tersebut tidak akan memberikan dampak besar terhadap karier Shin Tae-yong bersama Persija. Alasannya, sanksi tersebut hanya berlaku di Korea Selatan, sementara ia masih terikat kontrak dengan Macan Kemayoran hingga 2029.

Baca Juga: Era Baru Tiba, Shin Tae Yong Resmi Ditunjuk jadi Pelatih Persija Jakarta!

"Namun jika saya berbicara terlalu banyak, murid-murid saya bisa ikut terkena dampaknya. Selain itu, kondisi sepak bola Korea Selatan saat ini juga sedang tidak baik," tutup Shin Tae-yong.

Sumber: suara.com

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT