Sukabumi Update

FIFA ASEAN Cup 2026 Masuk Kalender FIFA, Ini Format, Jadwal, dan Peluang Indonesia

Para pemain Timnas Indonesia tengah menyanyikan lagu kebangsaan di laga perdana Piala AFF 2026 (Sumber: Instagram/@_mitchell.baker)

SUKABUMIUPDATE.com - FIFA ASEAN Cup 2026 diproyeksikan menjadi salah satu turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Kompetisi baru yang berada di bawah naungan FIFA ini akan masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday, sehingga setiap hasil pertandingan akan memengaruhi perolehan poin ranking FIFA masing-masing negara. Turnamen dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.

Pada edisi perdana ini, FIFA merencanakan keikutsertaan 14 negara, namun masih membuka peluang untuk menambah jumlah peserta menjadi 16 tim apabila diperlukan. Seluruh anggota ASEAN dipastikan ambil bagian, sementara slot tambahan akan diberikan kepada tim undangan yang dipilih langsung oleh FIFA.

Baca Juga: Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Segrup dengan Malaysia, Singapura, dan India

Keunggulan utama FIFA ASEAN Cup 2026 terletak pada status seluruh pertandingan yang diakui sebagai laga internasional resmi FIFA. Dengan demikian, setiap kemenangan, hasil imbang, maupun kekalahan akan berdampak langsung terhadap posisi negara peserta di ranking FIFA. Kompetisi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas persaingan sekaligus mempercepat perkembangan sepak bola Asia Tenggara.

FIFA menerapkan format dua kasta kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division. Premier Division menjadi level tertinggi dengan delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup berisi empat peserta. Setiap tim akan menjalani tiga pertandingan pada fase grup menggunakan format setengah kompetisi.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Mitchell Baker Jadi Solusi Lini Depan Timnas Indonesia Usai Hattrick di Piala AFF 2026

Babak penyisihan Premier Division akan berlangsung dalam tiga matchday. Setelah seluruh pertandingan grup selesai, juara Grup A dan juara Grup B akan langsung bertemu di partai final untuk memperebutkan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Sementara itu, enam negara lainnya akan berkompetisi di Challenge Division. Mereka dibagi menjadi dua grup yang masing-masing dihuni tiga tim. Dengan jumlah peserta yang lebih sedikit, setiap tim hanya memainkan dua pertandingan, sementara satu tim akan bergantian mendapatkan jadwal istirahat di setiap matchday.

Baca Juga: Siapa Mitchell Baker? Penyerang Timnas Indonesia yang Bersinar dengan Hattrick di Piala AFF 2026

Format Challenge Division juga mengusung sistem serupa, yakni hanya juara dari masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final untuk menentukan juara divisi tersebut.

Selain laga final, FIFA juga mempertimbangkan penyelenggaraan pertandingan tambahan pada hari terakhir turnamen. Duel tersebut berpotensi mempertemukan tim peringkat kedua, ketiga, hingga keempat dari masing-masing grup guna menentukan klasemen akhir di setiap divisi.

Baca Juga: Jay Idzes Beri Dukungan untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Meski Absen Bela Skuad Garuda

Indonesia disebut memiliki peluang besar menjadi tuan rumah Premier Division, sedangkan Hong Kong diproyeksikan menggelar pertandingan Challenge Division. Jika rencana tersebut terealisasi, Indonesia akan menjadi pusat penyelenggaraan pertandingan elite Asia Tenggara dengan menghadirkan negara-negara terbaik di kawasan.

Sumber: suara.com

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT