SUKABUMIUPDATE.com - FA selaku federasi sepak bola tertinggi Inggris memberikan kabar bahwa telah mencabut larangan bermain pada Mykhailo Mudryk pada akhir tahun 2024 lalu. Sebelumnya Mudryk dihukum karena didakwa menggunakan doping, namun saat ini pemain asal Ukraina tersebut dapat kembali merumput.
“FA dapat mengkonfirmasi bahwa proses disiplin anti-doping terhadap Mykhailo Mudryk telah diselesaikan dengan persetujuan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) pada 30 Juli 2026. Dalam konteks kesepakatan tersebut, Bapak Mudryk telah menerima pelanggaran Aturan Anti-Doping (ADRV) yang dilakukannya dan menerima masa larangan bermain,” tulis pernyataan FA.
Baca Juga: Kena Kasus Doping, Myklahilo Mudryk Kini Punya Profesi Baru di Luar Sepak Bola
Pemain berusia 25 tahun tersebut terakhir bermain pada November 2024. Ia merupakan salah satu pemain muda berbakat yang saat ini membela Chelsea setelah pindah dari Shakhtar Donetsk. Dia menjalani musim terbaiknya di musim 2023/2024, mencetak lima gol dan memberikan dua assist sebelum diskors setelah bermain tujuh pertandingan di musim 2024/2025.
Sementara itu, Chelsea memberikan pernyataan bahwa pihak klub menyambut positif setelah masalah tersebut telah usai dan menantikan kembali penampilan Mudryk di atas lapangan. “Sejak awal, ini merupakan periode yang sangat sulit bagi Misha, baik secara profesional maupun pribadi, dan kami senang bahwa masalah ini sekarang telah mencapai kesimpulan yang memungkinkan dia untuk kembali bermain sepak bola dengan segera. Kami selalu mendukung Misha sepanjang proses ini sambil sepenuhnya menghormati integritas sistem anti-doping dan proses hukum.” tulis pernyataan Chelsea.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Bola 28-29 Juli 2026: Dari Piala AFF Hingga Chelsea
Mudryk kembali ke Chelsea yang telah banyak mengalami perubahan. Enzo Maresca meninggalkan klub pada bulan Januari, dan proyek pemain binaan mereka, Liam Rosenior, berakhir dengan kekacauan. Namun saat ini Xabi Alonso yang akan menjadi nakhoda baru The Blues. Keputusan Mudryk di atas lapangan seluruhnya tergantung pada kebijakan Xabi Alonso.
Sumber: diario.as
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid