SUKABUMIUPDATE.com - Paris Saint Germain yang berstatus juara Liga Prancis musim lalu harus memindahkan venue pertandingan di laga pembuka saat menghadapi Stade Rennais pada Minggu (23/8/26) nanti menyusul cuaca panas terik musim panas yang membuat Stadion Parc des Princes tak sanggup menggelar laga.
PSG memberikan informasi pada pengelola Liga Sepak Bola Profesional Prancis (LFP) mengenai situasi lapangan yang semakin memburuk. PSG mengerahkan tim ahli untuk melakukan peninjauan dan menyatakan bahwa lapangan tak layak untuk menggelar pertandingan.
Baca Juga: Menang 2-1 atas Aston Villa, Paris Saint Germain Pertahankan Gelar Piala Super UEFA
Laga tersebut harus mengalami perubahan, Stade Rennais diizinkan untuk menjadi tim tuan rumah untuk menjamu PSG di Roazhon Park, Rennes. Cuaca panas ekstrem disebut menjadi salah satu faktor yang membuat rumput di stadion PSG tidak dapat tumbuh secara optimal. Menurut sumber yang mengetahui kondisi tersebut, PSG menanam rumput langsung dari biji, bukan menggunakan rumput siap pasang. Kondisi struktur beton stadion turut memperburuk situasi dan menghambat pertumbuhan rumput.
Prancis sendiri tengah menghadapi musim panas dengan temperatur yang sangat tinggi. Gelombang panas bahkan memicu kebakaran hutan di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan badan meteorologi nasional, Juli 2026 tercatat sebagai bulan terpanas sepanjang sejarah Prancis sekaligus menjadi salah satu periode terkering yang pernah terjadi.
Sumber: reuters.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid