Sukabumi Update

FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Peluang Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Starting line up Timnas Indonesia saat menghadapi Oman di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. (Sumber: Instagram/@oleromeny)

SUKABUMIUPDATE.com - Timnas Indonesia memiliki kesempatan emas untuk berada dalam jalur positif di peringkat FIFA berkat mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali mengatakan jika FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momen yang tepat untuk memperbaiki posisi di rangking FIFA. 

Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ke-118 dunia, naik 31 peringkat dibanding peringkat ke-149 saat Erick Thohir baru menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada April 2023 lalu. Lebih dari itu, Akmal menegaskan bahwa momentum menuju peringkat ke-100 masih terus harus dipersiapkan. 

Baca Juga: PSSI Targetkan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Nasib John Herdman Jadi Sorotan

“Ini adalah cermin dari konsistensi prestasi dan kualitas pertandingan yang kita jalani. Dari 149 ke 118 adalah kemajuan, tetapi pekerjaan rumah kita masih besar karena target berikutnya adalah masuk 100 besar dunia,” ujar Akmal dilansir dari suara.com

Akmal menegaskan bahwa kenaikan posisi Timnas Indonesia di rangking FIFA tak terlepas dari peran tiga pelatih yang sempat menakhodai Skuad Garuda dalam era yang berbeda. Ketiganya yaitu, Shin Tae Yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman. Shin Tae Yong menjadi pelatih dengan lonjakan paling positif dari posisi ke-149 menuju 127 dunia dalam dua tahun bersama Skuad Garuda.

Sementara pelatih pengganti STY, Patrick Kluivert, membawa Timnas Indonesia dari 127 ke 122 selama kurang lebih sembilan bulan di tahun 2025 lalu. Setelah kepergian Kluivert, Timnas Indonesia menunjuk John Herdman yang sukses membawa Skuad Garuda dari 122 hingga 118 dunia. 

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Hadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober di Jakarta dan Bandung. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Bangladesh masuk ke dalam grup tersebut setelah India memilih untuk mundur dari turnamen. Dengan komposisi lawan tersebut, setiap pertandingan menjadi peluang penting bagi Indonesia untuk meraih poin sekaligus mempertahankan atau meningkatkan posisi di ranking FIFA.

Baca Juga: PSSI Tegaskan Rizky Ridho Belum Dicoret dari Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Akmal menjelaskan bahwa sistem ranking FIFA membuat setiap laga internasional memiliki pengaruh terhadap perolehan poin sebuah negara. Kemenangan dapat menambah poin, sedangkan hasil negatif berpotensi membuat Indonesia kehilangan poin.

Karena itu, pertandingan menghadapi tim yang memiliki peringkat lebih tinggi dinilai mempunyai nilai strategis bagi Timnas Indonesia. Menurutnya, Indonesia tidak hanya perlu berfokus pada kemenangan, tetapi juga menyusun agenda pertandingan dengan menghadapi lawan-lawan berkualitas yang dapat meningkatkan level kompetisi dan perkembangan tim.

Sumber: suara.com

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT