SUKABUMIUPDATE.com - Como meraih kemenangan perdana di Liga Champions 2026/2027 setelah mengalahkan RB Leipzig 4-1 pada Jumat, 11 September 2026, pukul 02.00 WIB, di Giuseppe Sinigaglia.
Gol kemenangan Como diciptakan masing-masing oleh Martin Baturina, Anastasios Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone. Kemenangan tersebut membawa Como menempati posisi kelima sementara dengan 3 poin, kalah selisih gol dari Manchester United yang berada di posisi keempat.
Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Champions 2026/2027 Pekan Pertama, Barcelona dan Manchester United Menang Telak
Di laga ini, Stadion Giuseppe Sinigaglia harus dipangkas kapasitasnya setelah mengalami pemulihan menjadi sekitar 10.000 kursi. Como yang saat ini telah menginjak usia 119 tahun berhasil membuka Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan di bawah nakhoda asal Spanyol, Cesc Fabregas yang bermain gemilang bersama Arsenal, Chelsea, dan Barcelona. Selain itu, dirinya menjadi salah satu aktor keberhasilan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010.
Musim lalu, Fabregas membawa Como finish di posisi keempat, unggul dari Juventus dan AC Milan untuk meraih tiket Liga Champions.
Baca Juga: Como vs RB Leipzig Berakhir 4-1, Debut Liga Champions dengan Kemenangan
Setelah laga usai, Fabregas memberikan pujian pada Nico Paz dan Martin Baturina setelah bermain apik sepanjang laga. “Saya merasa peran figaro , pemain nomor 10, mulai hilang, dan saya sangat beruntung memiliki dua pemain muda berbakat, berusia 22 dan 23 tahun, yang bisa bermain dengan cara itu dan bisa mencapai kesuksesan besar di sepak bola,” ujarnya dilansir dari espn.
Selain itu, kunci dari kemenangan Como atas RB Leipzig adalah kepercayaan pada seluruh pemain untuk membuktikan diri di turnamen kasta tertinggi klub Eropa tersebut. “Intinya adalah mempercayai para pemain pada titik tertentu. Anda tidak bisa mengendalikan segalanya,” katanya.
Baca Juga: Manchester United Hajar Sabah FK 4-0, Awali Liga Champions dengan Kemenangan
Meskipun meraih kemenangan dengan skor telak, Ia tetap menegaskan bahwa seluruh elemen tim harus rendah hati dan bersiap untuk laga di Serie A nanti. “Saya senang, tetapi itu hanya akan bertahan lima menit karena setelah itu kami harus mempersiapkan diri menghadapi Parma pada Senin, dan kami membutuhkan energi yang sama seperti malam ini,” tegasnya. ‘
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid