SUKABUMIUPDATE.com - Setelah berhasil mengalahkan Bangladesh dengan skor 9-2 di laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026/2027 pada (1/10/26) malam WIB, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), skuad Garuda mendapatkan tambahan 2,66 poin di ranking FIFA.
Catatan tersebut semakin menambah perolehan poin FIFA Indonesia yang saat ini menjadi 1.163,15 poin sekaligus menempati posisi ke-117 dunia. Hal ini merupakan capaian terbaik dalam beberapa waktu terakhir, hingga melampaui era Shin Tae Yong di beberapa tahun lalu.
Baca Juga: John Herdman Waspadai Anthony Hudson Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand
Namun, peringkat saat ini hanya bersifat sementara. FIFA akan kembali melakukan pembaruan pada 7 Oktober 2026 mendatang. Posisi Timnas Indonesia di rangking FIFA dapat kembali berubah, tergantung dari hasil laga negara lainnya.
Selain mengalahkan Bangladesh, Kevin Diks dkk memastikan diri lolos ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menantang Thailand yang berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Baca Juga: John Herdman Kecam Perundungan dan Ancaman Pembunuhan terhadap Pemain Timnas Indonesia
Jika mampu meraih kemenangan atas Thailand sekaligus meraih gelar juara, skuad Garuda diprediksi mengalami lonjakan signifikan secara tim Gajah Putih berada di posisi ke-92 dunia. Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat ke-117 dunia dengan mengoleksi 1.163,15 poin. Posisi tersebut menjadi catatan positif sekaligus modal bagi Skuad Garuda untuk terus memperbaiki peringkat pada periode berikutnya.
Ranking resmi FIFA yang akan diperbarui pada 7 Oktober 2026 nantinya menjadi penentu posisi akhir setelah seluruh pertandingan pada jendela internasional kali ini selesai dimainkan.
Perkembangan Timnas Indonesia juga tidak hanya ditentukan oleh satu hasil pertandingan. Konsistensi dalam meraih hasil positif serta kemampuan memaksimalkan setiap kesempatan pada kalender FIFA menjadi faktor penting untuk menjaga tren peningkatan peringkat.
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid