Sukabumi Update

Mengapa Mariano Peralta Belum Moncer di Persib Bandung? Ini Kata Igor Tolic

Selebrasi Mariano Peralta saat mencetak gol untuk Persib menghadapi Garudayaksa FC. (Sumber: web/persib.co.id)

SUKABUMIUPDATE.com - Igor Tolic, pelatih Persib Bandung, membeberkan alasan mengapa Mariano Peralta bemain lebih efektif di kompetisi Asia dibanding Super League 2026/2027. Hingga saat ini, pemain asal Argentina tersebut baru mencatatkan satu gol bagi Persib dalam tujuh laga itu pun ke gawang Garudayaksa FC. 

Peralta gabung dengan Persib Bandung dengan status pemain terbaik Super League 2025/2026 lalu saat masih membela Borneo FC. Namun, di awal musim ini, banyak yang mempertanyakan dirinya belum membuktikan diri sebagai pemain yang tampil moncer bagi Maung Bandung. 

Baca Juga: Persib Bandung Hadapi Klub Raksasa ASEAN, Mariano Peralta Siap Tempur di Shopee Cup

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan penampilan Peralta di AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Di kompetisi Asia itu, pemain berusia 28 tahun tersebut telah mencetak dua gol dalam tiga penampilan, termasuk satu laga babak play-off.

Igor Tolic menegaskan bahwa menurunnya produktivitas Peralta bukan disebabkan oleh kualitas individu sang pemain. Ia menilai perbedaan pendekatan taktik yang diterapkan lawan di kompetisi domestik dan Asia turut memengaruhi performa pemain sayap tersebut.

Baca Juga: Mariano Peralta Sandingkan Laga Persija vs Persib dengan Derby di Amerika Latin

Di Super League, Persib Bandung kerap menghadapi tim yang menerapkan strategi bertahan dengan garis pertahanan rendah atau low block. Taktik tersebut membuat ruang gerak Peralta menjadi lebih terbatas, sehingga ia kesulitan mengembangkan permainan maupun menciptakan peluang.

“Saya rasa tidak ada beda (cara bermainnya), Peralta adalah pemain yang memiliki kualitas ekstra sebagai pemain. Tapi ada perbedaan ketika bermain di ACL dan liga karena ada lebih banyak ruang. Tim yang tampil melawan kami di Liga, selain mereka bermain dengan pressing tinggi, mereka akan bermain low block,” kata Igor Tolic dilansir dari I.league.com. 

Baca Juga: Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Bersama Persib Bandung, Bidik Gelar Juara Piala Presiden 2026

Selain faktor taktik lawan, Igor Tolic turut menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani Persib Bandung musim ini. Maung Bandung dituntut membagi fokus ke empat kompetisi, yaitu Super League, ACL TWO, ASEAN Championship Club (ACC), dan League Cup.

Jadwal yang padat membuat para pemain harus mampu menjaga kebugaran fisik sekaligus kondisi mental agar tetap tampil optimal sepanjang musim. Menurut Tolic, kelelahan dapat memengaruhi kecepatan pemain dalam mengambil keputusan hingga ketepatan saat mengeksekusi peluang di lapangan.

Baca Juga: Mariano Peralta Belum Bisa Gabung Persib Bandung, Umuh Muchtar Ungkap Penyebabnya

“Jika dalam kondisi kelelahan dari fisik dan mental, maka pemain kehilangan sepersekian detik untuk melakukan hal yang ingin dilakukan. Bukan berarti pemain yang buruk, tapi itu ada kondisi bahwa ketika lawan lebih segar maka tidak ada waktu,” tegas Tolic. 

Sumber: dari berbagai sumber

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT