Sukabumi Update

Sukabumi One Way Saat Liburan: Mengenal Skema Buka Tutup Urai Kemacetan Arus Lalin

Dokumentasi rekayasa lalu lintas one way sepenggal dari Simpang Ratu hingga Exit Tol Parungkuda (Sumber : SU/Ibnu Sanubari)

SUKABUMIUPDATE.com - Sejak beberapa waktu terakhir, skema one way arus lalu lintas rutin dilakukan tim gabungan kepolisian dan dinas perhubungan di jalan nasional Sukabumi - Bogor khususnya di kawasan Parungkuda hingga Cibadak. Skema mengurai kemacetan parah hingga stuk ini dilakukan terutama saat musim liburan.

Terbaru, Sabtu (17/1/2026) one way diberlakukan di jalur Simpang Ratu Cibadak Hingga Pintu Tol Parungkuda (Bocimi). Satlantas Polres Sukabumi, lewat akun media sosialnya menginformasikan pemberlakuan one way selama satu jam dari pukul 16.30 WIB hingga 17.30 WIB.

Kepadatan kendaraan saat Long Weekend Isra Miraj 2026 terjadi di jalan nasional Sukabumi - Bogor, khususnya di kawasan Sukabumi Utara. Rekayasa one way, dengan buka tutup arus lalu lintas saat ini menjadi skema rutin yang dijalankan pihak berwenangan untuk mengurai kemacetan.

Baca Juga: Eyas Adam Elfaki Mohammed, Mahasiswa Internasional NPU di Top 4 IndabaX Sudan Hackathon

Skema yang biasanya dijalankan adalah mengalirkan laju kendaraan yang mulai tersendat menuju Sukabumi saat awal liburan. Sebaliknya dari arah Sukabumi menuju Tol Bocimi saat hari terakhir masa liburan.

Beberapa waktu lalu, Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Arif Saepul Haris, mengatakan skema tersebut situasional, dilakukan saat terjadi peningkatan volume kendaraan menuju atau keluar dari Sukabumi.

Penerapan one way bisa dilakukan lebih dari satu kali, sangat tergantung dari situasi volume kendaraan. Skema ini juga didukung dengan penempatan personel di sepanjang jalur utara.

Baca Juga: Daftar 8 Kru dan 3 Penumpang, Basarnas Cari Pesawat ATR IAT yang Hilang Kontak

Durasi pemberlakuan one way bersifat situasional. Jika antrean kendaraan dari arah timur atau Kota Sukabumi menuju Bogor atau sebaliknya sudah terkuras, rekayasa akan dihentikan. Namun, jika lonjakan masih terjadi, durasi one way akan diperpanjang,” jelasnya.

Apa itu Sistem One Way dan Cara Kerjanya

Melansir dari Dirlantas Polri, sistem one way adalah pengaturan lalu lintas di mana seluruh lajur jalan pada satu ruas digunakan hanya untuk satu arah tertentu secara penuh. Selama skema ini diterapkan, tidak ada kendaraan dari arah berlawanan yang diizinkan melintas sama sekali.

Sistem ini biasanya diterapkan saat terjadi lonjakan volume kendaraan ke satu arah, seperti saat puncak arus mudik atau balik lebaran. Dampak dari sistem one way cukup signifikan yaitu arus kendaraan ke satu arah menjadi lebih lancar, namun kendaraan dari arah sebaliknya harus dialihkan ke rute lain.

Baca Juga: Rhenald Kasali: Bisnis 2026 Digerakkan AI, Emosi Publik dan Generasi yang Menolak Kantor

Oleh karena itu, pengendara perlu menyesuaikan waktu perjalanan dan mencari rute alternatif saat skema ini diberlakukan.

Beda One Way dan Contraflow

One One sebagai sistem rekayasa lalu lintas berbeda dengan Contraflow. Dalam penggunaan jalur, sistem contraflow menggunakan sebagian jalur dari arah berlawanan untuk dialihkan ke arah utama secara terbatas. Sementara sistem one way menggunakan seluruh jalur untuk satu arah penuh dan menutup total arah berlawanan.

Beda juga dampaknya para arus lalin. Jika sistem contraflow membantu melancarkan arus tanpa menghentikan total kendaraan dari arah lawan, sistem one way membuat arus lebih lancar karena seluruh jalur hanya digunakan untuk satu arah, tanpa gangguan kendaraan dari arah sebaliknya.

Baca Juga: 6 Bulan Menunggu, Jenazah Korban TPPO Kamboja Dipulangkan Setelah Keluarga di Ciracap Sukabumi Kirim Uang Rp40 Juta

Lebih lanjut, sistem contraflow memiliki risiko lebih tinggi karena dua arah tetap aktif dalam satu ruas, sehingga rentan tabrakan berhadapan. Sementara, sistem one way lebih aman karena tidak ada potensi pertemuan kendaraan dari arah berlawanan.

Untuk fleksibilitas, sistem contraflow lebih fleksibel dan bisa dibuka-tutup dalam waktu singkat sesuai kebutuhan lalu lintas. Kalau one way cenderung diterapkan dalam jangka waktu lebih lama dan membutuhkan perencanaan rute alternatif.

Contraflow memerlukan pengawasan ekstra ketat karena kondisi lalu lintas dua arah dalam satu jalur. Sedangkan sistem one way lebih mudah dikendalikan karena semua kendaraan bergerak satu arah.

Baca Juga: Disewa PSDKP Misi Marine Patrol Flight, Pesawat ATR 42 IAT Hilang Kontak di Sulawesi Selatan

Tips Aman Saat One Way

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lintas. Berikut adalah beberapa tips aman berkendara saat perberlakuan sistem contraflow maupun one way:

1.Hindari menyalip sembarangan dan patuhi arahan petugas

Petugas di lapangan memiliki informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan pengaturan jalur. Mengikuti arahan mereka membantu menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan Anda.

2.Waspadai kendaraan dari arah berlawanan (untuk contraflow)

Jaga kecepatan dan konsentrasi penuh saat berada di jalur contraflow, pastikan Anda selalu berada di lajur yang benar untuk menghindari risiko tabrakan frontal.

3.Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat

Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima, termasuk ban, rem, lampu, wiper, dan cairan penting seperti oli dan air radiator. Ini adalah bagian penting dari tips aman berkendara di jalur manapun.

4.Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan

Hal ini memberikan ruang reaksi yang cukup jika terjadi pengereman mendadak atau situasi darurat lainnya.

5.Istirahat yang cukup jika merasa lelah

Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi dalam kondisi mengantuk. Beristirahat sejenak di rest area bisa membuat perjalanan jauh lebih aman.

6.Patuhi batas kecepatan yang ditentukan

Batas kecepatan dibuat berdasarkan kondisi jalan dan risiko yang mungkin terjadi, terutama di jalur contraflow dan one way yang seringkali sempit dan padat. Mengemudi terlalu cepat dapat mengurangi waktu reaksi dan meningkatkan potensi kecelakaan.

7.Nyalakan lampu kendaraan

Terutama saat kondisi cuaca kurang baik atau saat melintasi jalur contraflow. Lampu yang menyala meningkatkan visibilitas dan membantu pengemudi lain mengenali posisi kendaraan Anda.

8.Untuk jalur one way, tetap waspada terhadap kendaraan lain

Meski alur satu arah, potensi gangguan tetap ada, terutama dari kendaraan yang keluar-masuk area atau pengguna jalan yang belum terbiasa dengan pengaturan tersebut.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT