SUKABUMIUPDATE.com - Arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Sukabumi pada H+1 Lebaran, Minggu (22/3/2026) malam, terpantau meningkat seiring dimulainya aktivitas wisata masyarakat.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengatakan secara umum kondisi lalu lintas masih aman dan terkendali meski terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.
“Situasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Sukabumi aman terkendali, tetap bergerak walaupun tersendat. Hal ini disebabkan karena intensitas kendaraan yang meningkat cukup drastis, bahkan melebihi puncak arus mudik,” ujarnya saat diwawancara di Exit Tol Parungkuda.
Baca Juga: Resep Udang Goreng Asam Jawa, Menu Gurih Manis Pedas yang Menggoda
Ia menjelaskan, jumlah kendaraan yang masuk melalui tol fungsional hingga penutupan pukul 17.30 WIB mencapai 3.871 unit. Sementara itu, kendaraan yang keluar melalui Gate Tol Parungkuda hingga pukul 15.00 WIB tercatat sekitar 7.300 unit, dan diperkirakan totalnya bisa mencapai 15.000 kendaraan hingga akhir hari.
Menurutnya, peningkatan tersebut terjadi karena masyarakat mulai memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berwisata, terutama ke kawasan pantai di Sukabumi.
Kepadatan lalu lintas terpantau mulai dari Exit Tol Parungkuda, jalur tol fungsional, hingga jalur menuju Palabuhanratu, seperti Warungkiara dan Cikidang.
Baca Juga: Cegah Korban Laka Laut Bertambah, Kapolres Sukabumi Ingatkan Zona Berbahaya bagi Wisatawan di Pantai
Untuk mengurai kepadatan, pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas, salah satunya dengan sistem satu arah (one way) secara situasional.
“Kami lakukan one way sepenggal saat terjadi kepadatan, baik dari arah Cisaat maupun dari tol, untuk mengurai kemacetan. Selain itu, kami juga memitigasi hambatan-hambatan di jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” katanya.
Ia menuturkan, keberadaan Tol fungsional Bocimi Seksi 3 cukup membantu mengurangi beban kendaraan di jalur arteri, termasuk mengurangi kepadatan di Exit Tol Parungkuda hingga sekitar 30 persen.
Baca Juga: 1.120 Sopir Angkot di Cibadak Sukabumi Diliburkan, Ada Kompensasi Rp600 Ribu untuk 3 Hari
Namun, karena operasional tol fungsional masih terbatas hingga pukul 17.30 WIB, beban kendaraan kembali meningkat di Exit Tol Parungkuda setelah penutupan.
Kondisi tersebut diperparah dengan adanya penyempitan jalur di Jembatan Pamuruyan yang masih dalam proses pembangunan, sehingga terjadi peralihan dari tiga lajur menjadi satu lajur.
“Di titik itu terjadi bottleneck, sehingga menimbulkan kepadatan karena kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan,” jelasnya.
Baca Juga: Ribuan Wisatawan ke Pesisir Sukabumi, Balawista Ingatkan Rambu Rawan Tenggelam
Meski demikian, rekayasa lalu lintas yang dilakukan dinilai mampu mengurangi kepadatan agar kendaraan tetap bergerak.
“Setidaknya tidak sampai terjadi kemacetan total, kendaraan masih bisa berjalan,” tambahnya.
Untuk pengamanan, personel kepolisian disiagakan di berbagai titik, termasuk persimpangan dan kawasan objek wisata. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati, terutama di kawasan pantai yang saat ini mengalami gelombang tinggi hingga mencapai sekitar 3 meter.
Baca Juga: Remaja Tenggelam di Pantai Karangnaya Cikakak Sukabumi Saat Libur Lebaran
Ia memprediksi puncak arus wisata Lebaran akan terjadi pada akhir pekan.
“Ini baru hari pertama setelah Lebaran, diperkirakan puncak musim liburan akan terjadi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan saat bepergian, serta mematuhi rambu lalu lintas.
Baca Juga: Tim Gunungguruh Jawara Dulag, Daftar Pemenang Lomba Bedug Bupati Sukabumi Cup 2026
“Pastikan kondisi tubuh tetap fit, jika lelah segera beristirahat. Kami juga sudah menyiapkan tempat istirahat. Perhatikan rambu lalu lintas agar selamat di perjalanan,” pungkasnya.
Editor : Fitriansyah