Sukabumi Update

Alasan Dibalik Data Harga Motor di Kota Sukabumi Paling Murah se-Jawa Barat

Ilustrasi motor baru (Sumber: copilot)

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat merilis data harga konsumen sepeda motor di berbagai kabupaten/kota tahun 2025. Kota Sukabumi tercatat sebagai wilayah dengan harga sepeda motor paling murah, yakni Rp17,81 juta per unit.

Adapun daerah lain dengan harga relatif rendah antara lain Subang (Rp19,68 juta), Kota Bekasi (Rp19,93 juta), dan Kota Bandung (Rp20 juta). Sementara itu, Kota Cirebon menempati posisi tertinggi dengan harga rata-rata Rp27,62 juta per unit.

Perbedaan harga antarwilayah menunjukkan bahwa faktor distribusi, daya beli, serta struktur pasar lokal ikut mempengaruhi harga kendaraan bermotor, bukan hanya harga dari produsen.

Baca Juga: Kemarau Belum Usai, BPBD Sukabumi Salurkan 215.000 Liter Air Bersih ke Warga Nagrak

Akun medsos Jabar Stat menegaskan dalam postingannya bahwa kota-kota besar seperti Bekasi, Bandung, dan Bogor tidak selalu memiliki harga motor paling mahal, karena kompetisi pasar dan akses jaringan penjualan dapat menekan harga eceran.

Alasan Kenapa Beda Harga

Perbedaan Harga OTR atau On The Road berarti harga jual kendaraan bermotor lengkap dengan seluruh surat STNK, BPKB dan Plat Nomor. Harga OTR untuk dealer di satu wilayah relatif sama, namun berbeda dengan wilayah lain.

Melansir situs dealer motor honda, hal tersebut dikarenakan oleh pajak di setiap daerah berbeda-beda dan biaya kirim ke setiap daerah juga berbeda. Belum lagi harga angsuran ditentukan oleh pihak leasing dan setiap leasing mempunyai rate bunga yang berbeda. 

Baca Juga: Baros-Sagaranten 46 Km, Ruas Jalan Terpanjang di Sukabumi yang Ditangani Pemprov Jabar

Jadi sudah pasti harga angsuran leasing yang berbeda juga pasti berbeda. Ditambah lagi untuk daerah berbeda yang memiliki harga OTR berbeda maka otomatis tentu harga angsuran akan berbeda.

Faktor diskon juga mempengaruhi harga OTR motor. Diskon di setiap Dealer akan berbeda-beda dikarenakan oleh strategi penjualan dan biaya operasional setiap Dealer yang berbeda. 

Banyak dealer yang memiliki strategi penjualan langsung ke konsumen dan banyak juga dealer yang mengandalkan strategi penjualan melalui mediator. Tentu apabila melalui mediator maka akan ada broker fee yang perlu dibayarkan kepada sang mediator.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT