Sukabumi Update

40 Pengayuh Becak di Kota Sukabumi Bakal Terima Bantuan Becak Listrik Presiden Prabowo

40 becak listrik bantuan Presiden Prabowo untuk warga Kota Sukabumi (Sumber: dok tim)

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 40 pengayuh becak konvensional di Kota Sukabumi bakal menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Puluhan unit becak tersebut telah tiba di Kota Sukabumi dan kini tinggal menunggu jadwal penyerahan kepada para penerima manfaat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Iskandar, menyatakan bahwa calon penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh yayasan penyalur. Pendataan dilakukan berdasarkan administrasi kependudukan untuk memastikan penerima merupakan pengayuh becak konvensional yang berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Sukabumi.

"Hasil verifikasi dan validasi mencatat ada sekitar 40 pengemudi becak konvensional. Data tersebut berdasarkan administrasi kependudukan, yakni pengemudi becak asal Kota Sukabumi yang dibuktikan dengan KTP," ujar Iskandar kepada sukabumiupdate.com, Senin (12/10/2026).

Menurut Iskandar, becak listrik tersebut telah tiba sejak sepekan lalu dan saat ini disimpan di Gedung Juang 45. Unit-unit tersebut tengah menjalani proses perakitan serta persiapan teknis sebelum diserahkan.

Baca Juga: Imbas Kemarau, Harga Cabai Keriting di Pasar Palabuhanratu Tembus Rp80 Ribu per Kg

Selain pendataan, para calon penerima telah mengikuti pelatihan yang mencakup teori dan praktik mengoperasikan becak listrik. Penyerahan bantuan rencananya dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Sukabumi di Balai Kota.

"Rencananya penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Pak Wali di Balai Kota," ucapnya.

Iskandar juga menyampaikan bahwa pemanfaatan becak listrik sebagai sarana transportasi wisata sempat menjadi gagasan yang dibahas. Meski demikian, Dishub masih perlu berdiskusi lebih lanjut dengan para pengayuh becak agar rencana tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lapangan.

"Memang ada rencana untuk menjadikannya becak wisata karena daya jelajahnya cocok untuk keliling kota. Namun, secara teknis belum ditentukan karena kami harus berdiskusi terlebih dahulu dengan para pengayuh becak," jelas Iskandar.

Baca Juga: Rapor Dua Tahun Menjabat, 55 Persen Pemilih Prabowo Enggan Memilihnya Lagi di 2029

Bantuan becak listrik tersebut diberikan dalam bentuk hibah penuh, bukan pinjaman. Melalui bantuan ini, para penerima diharapkan dapat beralih dari becak kayuh manual ke kendaraan bertenaga listrik guna menunjang aktivitas perekonomian mereka.

Sementara itu, Person in Charge (PIC) penyaluran program bantuan becak listrik Kota Sukabumi, Sandi Fathurahman, membenarkan bahwa persiapan penerima manfaat telah rampung. Seluruh calon penerima sudah menjalani verifikasi ulang serta pelatihan, sehingga saat ini tinggal menunggu penetapan jadwal penyerahan.

"Jadwal penyalurannya memang belum ditentukan, tetapi penerima manfaat sudah siap. Kemarin sudah dilakukan verifikasi ulang dan pelatihan, tinggal menunggu waktu penyerahan saja," ujar Sandi.

Lebih lanjut, pihaknya berencana membantu mengembangkan fungsi becak listrik sebagai sarana wisata di Kota Sukabumi. Gagasan ini diharapkan dapat membuka peluang pendapatan tambahan bagi para pengayuh becak di tengah menurunnya minat masyarakat terhadap transportasi konvensional.

Baca Juga: HUT ke-22 BPR Sukabumi, Momentum Perkuat Layanan dan Dukung UMKM

"Ke depannya, kami akan membantu mengembangkan konsep becak wisata di Sukabumi. Harapannya, ada peningkatan ekonomi bagi para pengayuh becak," ungkapnya.

Menurut Sandi, becak listrik tersebut berpotensi digunakan untuk mengangkut penumpang umum sekaligus melayani wisatawan yang ingin berkeliling kota. Sejumlah lokasi strategis, seperti stasiun kereta api dan terminal, dipertimbangkan menjadi titik pangkalan atau area penjemputan wisatawan.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT