SUKABUMIUPDATE.COM - Pondok pesantren (Ponpes) merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam bertujuan mencetak kader ulama sejati dan mandiri. Sehingga para santri, selain mempelajari agama, umumnya juga dibekali pengetahuan dan keterampilan.
Demikian pula Ponpes Shirojutholibin yang berlokasi di Kampung Kubang, Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Ponpes ini membekali santrinya dengan keterampilan beternak domba dan bertani.
Selain mengajarkan ilmu agama dengan memperdalam tafsir AlQuran dan kitab kuning Safinah, dan lainnya, Ponpes yang tergolong tradisional namun gratis ini, juga mengajarkan santrinya berbisnis daring,seperti qurban dan aqiqah online.
Hal tersebut dikemukakan Pimpinan Ponpes Shirojutholibin Ustadz Rosyadi, kepada sukabumiupdate.com, Jumat (2/12). Menurutnya, dengan dibekali keterampilan beternak domba, para santri diharapkan mampu mandiri dalam menjalani hidupnya di masa depan.
Gayung bersambut, program pendidikan ekonomi a la Ponpes Shirojutholibin tersebut, mendapat dukungan PT Aqua Golden Mississippi (AGM) Mekarsari, melalui program corporate social responsibility (CSR)nya, yakni peningkatan ekonomi berbasis santri.
"Semoga program ini bisa berkelanjutan dan memberi manfaat bagi para santri khususnya, maupun bagi masyarakat sekitarnya," ungkap Rosyadi.
Sementara Kepala Bagian SR-CSR AGM Mekarsari Andi Suhandi mengatakan, dalam pelaksanaan program ini, pihaknya menggandeng mitra Yayasan Negeri Ternak Indonesia (YNTI) dalam pendampingan dan pelatihan ternak domba sehat, serta penyediaan kandang dan penyaluran 21 ekor domba kepada Ponpes Shirojutholibin.
"Program ini terintegrasi dengan pengelolaan pupuk kompos, pertanian sehat organik, serta sanitasi lingkungan," jelas Andi.
Editor : Administrator