Sukabumi Update

FPKS: Tiga Kunci Pembangunan Pariwisata Kabupaten Sukabumi Pasca Penghargaan dari Kementrian Pariwis

SUKABUMIUPDATE.COM - Penghargaan dengan kriteria terbaik dan peringkat tertinggi potensi wisata alam dan buatan yang diberikan Menteri Pariwisata RI pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, adalah bukti, wilayah ini memiliki potensi bangkit dari sektor pariwisata. Keterpurukan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, harus bisa didongkrak dengan memaksimalkan potensi pariwisata.

Fraksi Partai Keadilan Sejahteran (FPKS), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi memberikan aspirasi khusus atas penghargaan ini.

“Kami sampaikan syukur atas anugerah potensi pariwisata dari Allah SWT, apresiasi dan penghargaan serta terimakasih kepada Pemkab Sukabumi dan masyarakat. Penghargaan dari Menteri Pariwisata RI ini, bukti kita punya potensi untuk bangkit,” ungkap salah seorang anggota FPKS Ayi Abdullah, Jumat (9/12).

Menurut Anggota Komisi IV yang membawahi bidang pariwisata, penghargaan ini sangat menginspirasi dan harus menjadi momentum strategis pembangunan kepariwisataan daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

FPKS mengkaji ada tiga substansi dari penghargaan tersebut, di mana pembangunan kepariwisataan dilihat sebagai sebuah industri. Yaitu Pemerintah Daerah (Pemda), stakeholders, dan potensi wisata.

Ketiganya harus digarap serius, sebagai upaya mengeluarkan masyarakat dari kemiskinan. Pemda harus mengoptimalkan fungsinya dalam membuat regulasi, blue print, disain, dan pengawasan pembangunan kepariwisataan daerah.

“Pertama, Pemda juga harus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya kepariwisataan dan kebudayaan sebagai wahana pemberdayaan ekonomi rakyat, menciptakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja. Pemda juga harus mendorong penelitian, pengembangan pariwisata, dan budaya daerah,” tambah Ayi.

Kedua, masyarakat dan kalangan swasta memiliki kewajiban memberbedayakan peran serta masyarakat dalam pengembangan pariwisata dan budaya daerah. Selanjutnya, membina dan mengembangkan budaya daerah sebagai upaya memperkokoh jati diri dan kepribadian masyarakat, dan mengembangkan kualitas dan kuantitas insan pariwisata, dan budaya profesional.

“Substansi ketiga, potensi wisata alam dan buatan, harus mengembangkan pariwisata berwawasan lingkungan, bertumpu pada kebudayaan, sejarah, dan pesona alam lokal yang bernilai artistik tinggi dan berdaya saing global. Langkah berikutnya, adalah melaksanakan promosi pariwisata dan budaya bermutu, terpadu, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI