Sukabumi Update

Janji Pangkoops AU I kepada Warga Ciracap Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoops) AU I, Marsekal Muda (Marsma) Yuyu Sutisna, berjanji tidak akan membawa ke ranah hukum kasus perusakan dua gedung milik TNI AU di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, oleh massa pada Sabtu (11/2).

“Kami tidak akan malakukan upaya hukum atas perusakan ini. Malah kami akan mengajak warga berswadaya dan bergotong royong untuk membangun kembali gedung yang rusak,” terang Yuyu kepada sukabumiupdate.com, suai berdialog dengan tokoh masyarakat Desa Ujunggenteng, Senin (13/2).

Kendati demikian, jenderal bintang dua ini sangat menyesalkan terjadinya aksi massa yang sampai merusak asset negara tersebut. “Harusnya dibangun komunikasi dan koordinasi. Tetapi kejadian ini akan menjadi evaluasi bagi kami, dan jangan sampai terulang kembali ke depannya,” tegas Yuyu.

Ia mengatakan, dengan berswadaya dan bergotongroyong, masyarakat merasa memiliki akan gedung tersebut. “TNI dari rakyat, untuk rakyat, oleh rakyat. Sudah seharusnya saling menjaga,” ajak dia.

BACA JUGA:

Pangkoopsau I Sidak Pos TNI AU Ciracap Kabupaten Sukabumi

Begini Cerita Pertikaian Opik dan Oknum TNI AU Ciracap Kabupaten Sukabumi Versi Saksi Mata

Masyarakat Ciracap Kabupaten Sukabumi Minta Damai Soal Perusakan Pos TNI AU

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Opik (31), warga Kampung Kalapanyondong, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban pemukulan oknum prajurit Satuan Radar TNI AU 216 Ujunggenteng.

Ia mengatakan, soal pemukulan yang dilakukan oknum Satuan Radar 216, akan tetap diproses sesuaiu aturan yang berlaku di kesatuannya. “Akan ada sanksi bagi oknum yang melakukan  pemukulan terhadap saudara Opik,” tegasnya.

Sementara soal lahan yang menjadi sengketa lahan seluas 85 hektar antara TNI AU dengan warga Ciracap selama ini, ia mempersilakan warga untuk menggugat ke pengadilan kalau memang memiliki bukti konkret. “Lahan itu sebenarnya milik TNI AU yang merupakan inventaris dari negara,” pungkasnya.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI