Sukabumi Update

Jembatan Darurat Ciambar-Parungkuda Kabupaten Sukabumi Ambruk, Tukang Ojek Curhat

SUKABUMIUPDATE.com - Ambruknya jembatan darurat penghubung dua Kecamatan yakni Ciambar dan Parungkuda yang terletak di Kampung Babakan Cipendeundeuy Rt01/01, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/2) petang, menuai kekecewaan warga setempat.

Sejumlah tukang ojek yang biasa melayani jalur tersebut, bahkan sengaja datang untuk melihat langsung jembatan darurat ini.

“Padahal besok rencananya kita sudah bisa kembali lewat sini. Sekarang nggak tahu sampai kapan kita menunggu perbaikannya,” jelas seorang tukang ojek Ciambar, Ujang Yusuf (46) kepada sukabumiupdate.com, Rabu malam.

BACA JUGA:

Rp280 atau Rp300 Juta, Biaya Jembatan Darurat Ciambar-Parungkuda Kabupaten Sukabumi

Tanpa Papan Proyek, Pembangunan Jembatan Darurat Ciambar-Parungkuda, Kabupaten Sukabumi

Ambruk Lagi, Jembatan Darurat Penghubung Ciambar-Parungkuda Kabupaten Sukabumi

Menurut Ujang, selama ini mereka sudah kerepotan karena jarak tempuh semakin jauh, sementara ongkos tidak bisa dinaikan karena penumpang protes. “Kami ini kan banyaknya udah langganan, kalau penumpang minta jangan naik kami nggak bisa maksa, kalaupun naik nggak bisa banyak. Kami rugi di bensin,” lanjutnya.

Sejak jembatan putus para tukang ojek ini harus menempuh jarak yang jauh hingga tiga kali lipat. “Ongkos dari jalan Parungkuda ke Pasirangin masih tetap 20 ribu padahal kita muter jauh lewat belakang pasar Parungkuda,” tambah Ujang.

Ujang dan rekan-rekannya sesama tukang ojek, berharap jembatan darurat ini segera diperbaiki “Sekarang dapat 50 ribu Rupiah aja susah, dari pagi sampai subuh lagi. Biasanya cepek (seratus ribu Rupiah-red) dibawa balik ke rumah. Semoga pemerintah daerah cepat memperbaiki,” pungkasnya.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI