SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi korban pembacokan yang diduga dilakukan genk motor yang terjadi pada Minggu (26/2) dini hari lalu, kondisinya mulai membaik. Ketiga korban yang mengalami nasib nahas di dua lokasi berbeda itu, berharap polisi segera menangkap para pelaku.
Saat ditemudi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin SH., salah seorang korban pembacokan di depan Doens Car Audio, Isep Mulya Wahyudi (30), warga Jalan Palabuhan II KM 05, Kampung Kadulawang, Kelurahan Situmekar, Kota Sukabumi mengaku, hingga kini belum mengetahui pelaku pembacok dirinya. “Saya tidak mengenal, dan saya berharap polisi segera menangkap pelaku,†ungkapnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (27/2).
Ia mengatakan, dirinya mengalami luka bacok di sekitar kepala, kaki dan tangan. “Masih sakit. Tapi kondisi sudah membaik, luka banyak sekali di bagian kepala, tangan sampai kaki,†ujar Isep.
BACA JUGA:
Siapkan Bom Molotov, Brigez dan XTC Rencanakan Perang di Cisolok
Hal Senada di ungkapkan Rudi Seprianto (21), keluarga Riyan Aprianto (15), korban pembacokan yang terjadi di lokasi Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. “Saat ini kondisi Riyan sudah membaik, tapi masih harus menjalani perawatan. Kami mohon doanya agar lekas sembuh dan bisa sekolah lagi,†tegas Rudi.
Rudi berharap, pihak kepolisian terus memburu pelaku pembacokan itu. Pasalnya, kata dia, kejadian ini sangat meresahkan warga, dan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat khususnya uyang sering melintas di malam hari.
Sementara itu, tim Medis RSUD R. Syamsudin SH., Dr. Ihsan Ginanjar mengatakan, ketiga pasien korban pembacokan itu kini mulai membaik, namun harus menjalani perawatan insentif untuk beberapa minggu ke depan.
“Luka yang dialami pasien hanya luka bagian luar saja. Allhamdulillah penanganan langsung dilakukan karena menghindari terjadinya infeksi," pungkasnya.
Editor : Administrator