Sukabumi Update

40 Hektar Sawah Terancam Puso di Surade Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE. Com - Sekitar 40 hektar lahan persawahan di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, alami kekeringan dan terancam gagal panen atau puso, karena kesulitan mendapatkan pasokan air. Lahan persawahan yang mengalami kekeringan itu merupakan lahan tadah hujan.

Husin (50) petani warga Bojongkoneng, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade mengatakan, padi yang mengalami kekeringan itu merupakan tanaman musim kedua. “Saat menanam padi itu, masih sering hujan. Tetapi seminggu ini hujan tidak turun, persawahan langsung kering dan retak-retak,” terang Husin.

Usia padi yang mengalami kekeringan itu, kata dia, berkisar 45 hari hingga 60 hari. Dan kini  para pemilik sawah sedang mengupayakan pembuatan sumur  “Sayang apabila dibiarkan. Salah satu solusinya membuat sumur agar bisa terus teraliri air,” ujar dia.

BACA JUGA:

Puluhan Hektar Sawah di Padabeunghar Kabupaten Sukabumi Gagal Panen

Tebing Longsor, Sawah Warga Caringin Kabupaten Sukabumi Tertimbun

Longsor, 50 Hektare Sawah di Cidahu Kabupaten Sukabumi Terancam Kering

Sementara Sekretaris Kelompok Tani (Poktan) Cilumayan, Erwin menerangkan, sebelumnya petani sangat mengandalkan bendungan mata air dari Sumursalak.  Namun karena bendungan itu rusak dan pintu air hilang, membuat bendungan itu tak berfungsi.

“Sebelum rusak, sumber mata air Sumursalak ini biasanya mampu mengairi sekitar empat are sawah. HIngga kini belum ada perbaikian terhadap bendungan itu,”

Solusi ini untuk menyedot air atau membuat sumur, kata dia, sebenarnya sangat memberatkan petani, karena harus mengeluarkan biaya ekstra “Sekarang biaya sewa mesin penyedot air sangat mahal. Mencapai 15 ribu Rupiah per liter,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pasiripis, Pipin mengungkapkan, kondisi lahan persawahan di blok Bojongloneng masih dalam batas toleransi. “Kita lihat dalam sepekan ini. Apabila hujan tidak turun, kami akan mendukung rencana penyedotan air atau membuat sumur buatan,” singkatnya melalui pesawat seluler.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI