Sukabumi Update

Lemas Tubuh Ramdani, Bocah Cibadak Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Diduga kurang gizi Muhamad Ramdani Setiawan (8 bulan), memiliki berat badan hanya lima kilogram. Warga kampung tanjung sari RT 01/13, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Ramdani anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Ujang Setiawan (29), Ika Susilawati (25), kerap mengalami demam dan lemas tubuh ini, memiliki berat badan tidak normal seperti bayi lain seusianya. Padahal, seperti kedua kakaknya, Salsa Rahmadan (6) dan Muhamad Ikbal Septian (2,5), Ramdani pun terlahir normal. Diakui Ika, anak bungsunya itu mulai sakit-sakitan sejak berusia empat bulan.

"Padahal waktu hamil saya rutin diperiksa ke bidan, pas lahir pun Ramdani sehat dan normal, beratnya tiga kilogram. Tapi waktu usia empat bulan mulai terserang sakit-sakitan dan lemas tubuhnya," jelas Ika kepada sukabumiupdate.com, Jumat (3/3) malam.

BACA JUGA:

Kondisi Terkini Balita Gizi Buruk Warga Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi

Miris, Kakak Adik Warga Sukasirna Cibadak Kabupaten Sukabumi Dibiarkan Lumpuh

Innalillahi wa inna Ilaihi rajiun, Anak Busung Lapar Warungkiara Kabupaten Sukabumi Tutup Usia

Dituturkan Ika, anaknya itu kadang seminggu sembuh, setelah itu demam lagi. Akibatnya kini, bagian kepala dan tubuhnya menjadi lemas. "Kalau pun berobat paling ke Puskesmas, waktu diperiksa kemarin, kata dokter Puskesmas, ukuran kepala Ramdani di atas normal," terang Ika.

Lebih jauh Ika menuturkan, terakhir berobat anaknya tersebut divonis menderita hidrosefalus, sehingga diminta segera melakukan terapi. "Kalau dibawa ke Posyandu paling hanya diukur tinggi dan berat badannya saja, sekarang harapan saya hanya ingin mendapat bantuan dari pemerintah agar anak saya bisa sehat seperti anak-anak lain."

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Sekarwangi, Anwar Saepudin menuturkan, jika Ramdani secepatnya akan ditangani. "Jika berobat dia tidak memiliki dana. Sekarang kader Posyandu dan sama pemerintah desa berupaya mendaftarkan Jamkesda."

Anwar menambahkan, harusnya Kamis (2/3), Ramdani bisa dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sekarwangi, namun ternyata proses pembuatan Jamkesda tidak mudah, karena Ramdani harus dibawa serta. "Padahal kan penanganannya harus cepat. Untuk memastikan anak ini sakit apa, yang mengerti kan hanya dokter ahli."

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI