Sukabumi Update

Ambruk, Dinding Ponpes Warusyattul Anbiya Pasirhalang Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Warusyattul Anbiya yang berada di Kampung Gudang RT 02/03, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, ambruk diterjang longsoran tanah. Dijelaskan saksi mata, Asep Wardani (38) warga setempat, bencana terjadi pada Sabtu (4/3) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut Asep, bencana berawal dari jebolnya tembok penahan tebing dekat bangunan Sekolah Dasar (SD) Negri 1 Pasirhalang. Jebolnya tembok tersebut akhirnya menimpa bangunan ponpes yang berada tepat berada di bawah tembok sekolah.

"Kejadiannya kemarin sore, waktu hujan deras. Saya sedang membersihkan sampah yang menutupi saluran air, tiba-tiba terdengar suara gemuruh, ternyata tembok penahan tebing SD ambruk dan menimpa pesantren," Asep kepada sukabumiupdate.com, Minggu (5/3).

Lebih jauh Asep menjelaskan, saat kejadian ia melihat satu orang korban yang berguling-guling terseret material longsoran. Namun korban bernama Enung Mulyani (42), berhasil diselamatkan warga. Dijelaskannya, saat itu korban dalam perjalanan pulang setelah berkunjung dari rumah saudaranya, dan kebetulan melintas saat bencana terjadi, seketika material longsoran pun menyeret tubuhnya hingga puluhan meter.

BACA JUGA:

Tebing Longsor, Sawah Warga Caringin Kabupaten Sukabumi Tertimbun

Longsor Bencana Tertinggi di Jabar, Kabupaten Sukabumi Peringkat Tiga

Bencana Pergerakan Tanah Ancam 60 KK di Desa Bantarkalong Kabupaten Sukabumi

"Korban saat itu berteriak meminta tolong, untung saat itu banyak warga tidak jauh dari lokasi, langsung menolongnya. Luka di kepala korban cukup serius dan sudah mendapatkan perawatan dokter Puskesmas," terang Asep lagi.

Sementara potensi ambrolnya tembok penahan tebing SDN 1 Pasirhalang, besar kemungkinan kembali terjadi longsor susulan. Kondisi tebing cukup tinggi, sekitar empat meter, sehingga potensi longsor susulan masih mengancam sebagian bangunan sekolah tersebut.

Sementara bangunan berlantai dua milik Ustadz Asep (50), pada dinding bagian samping bangunan, jebol akibat terjangan material longsoran. Ustadz Asep belum bisa dikonfirmasi perihal jumlah kerugian akibat jebolnya dinding ponpes sepanjang 15 meter dan tinggi enam meter itu,

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI