SUKABUMIUPDATE.com – Amblasnya ruas Jalan Printis Kemerdekaan, tepatnya di Kampung Bantarmuncang, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kian lebar.
Pantauan sukabumiupdate.com, Minggu (5/3), lubang jalan yang amblas kini sudah selebar empat meter dan tersisa sekitar dua meter yang digunakan untuk dilintasi ratusan kendaraan. Warga setempat berinisiatif mengaturnya dengan melakukan sistem buka tutup dari dua arah guna memperlancar arus lalulintas.
Menurut salah seorang warga setempat, Sopian Anwar (65), kerusakan jalan penghubung Cibadak-Cikembar-Palabuhanratu tersebut, sudah cukup lama. “Sekitar dua minggu. Padahal, selain jalur lalu lintas perekonomian warga, ini juga kan jalur pariwisata, yang mau ke Palabuhanratu banyak menggunakan jalan ini.â€
Lebih jauh, melalui sukabumiupdate.com, Sopian mengharapkan pemerintah segera mengambil tindakan dan perbaikan jalan amblas tersebut. “Kayaknya kalau tidak segera diperbaiki, tidak sampai seminggu jalan ini akan ambruk dan putus.â€
BACA JUGA:
Nyaris Putus, Jalur Cibadak-Cikembar Kabupaten Sukabumi
Warga Minta Percepatan Perbaikan Jalan Rusak Kabupaten Sukabumi
Jalan Rusak Pangleseran-Bojonglopang Kabupaten Sukabumi, Warga: Warga: Layak Ditanami Lele Dumbo
Masih menurutnya, tadi malam terjadi kecekaan tunggal yang dialami pengendara roda dua. “Sebenarnya warga sudah menghalangi, tapi dia tetap memaksa, akhirnya motornya terjungkal. Tadi subuh motor Vespa menyalib kendaraan yang lagi antri juga terjatuh dan masuk ke gorong-gorong. Kalau yang Vespa motornya rusak lumayan parah.â€Â
Sementara, penguna jalan asal Jakarta saat diminta komentar di sela kemacetan, Rio Aditio Pradana (28), mengaku jika ia baru pulang berlibur dari Palabuhanratu. “Tanggapan saya biar para pengendara lebih hati-hati lagi sih, karena pasti jalanan rusak suka banyak terjadi kecelakaan. Harusnya pemerintah setempat segera memperbaikinya sebelum benar-benar putus.â€
Senada diucapkan pengguna jalan lainnya Dedi Ruswandi (55), menurutnya, ruas jalan tersebut menjadi akses menuju banyak lokasi, sehingga jika sampai terputus tentu akan mengganggu aktivitas warga.
“Ini kan jalan tembus ke mana-mana, kalau jalan ini putus agak repot juga. Walaupun bisa lewat jalan lain, tapi medannya lebih rawan dan memutar. Pemerintah harus segera memperbaikinya,†ujar Dedi.
Editor : Administrator