SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak Sepuluh rumah milik warga di dua desa Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, hancur disapu puting beliung, Senin (6/3) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.
Dari kesepuluh rumah itu, tujuh rumah warga alami rusak berat dua di antaranya tertimpa pohon durian yang tumbang berada di Kampung Cipari RT 03/02, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, sedangkan tiga berada di wilayah Desa Tenjolaya.
Data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, genteng dan asbes dari lima unit rumah terbawa angin. Sementara satu masjid dan satu madrasah juga gentengnya terbawa angin.
Akibat bencana puting beliung, kerugian diperkiarkan mencapai ratusan juta rupiah. Penangan sementara gotong royong aparat desa, warga besera aparat kecamatan. Ancaman bahaya akan masih terjadi selama curah hujan masih tinggi,â€
Sementara Kepala Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, kepada sukabumiupdate.com, menerangkan, di wilayahnya, rumah milik Soleh Iskandar yang mengalami rusak berat. “Rusak bagian atap dari gongsol hingga ruang tidur akibat tertimpa pohon durian berdiamater 50 centimeter,†terangnya.
BACA JUGA:
Kisah Eyang Ayip Nyaris Tertimpa Pohon Akibat Puting Beliung di Waluran Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sukabumi Waspada Angin Kencang dan Puting Beliung
Saat Pancaroba, BPBD Kabupaten Sukabumi Ingatkan Ancaman Puting Beliung
Kini, kata dia, pihaknya bersama aparat Kecamatan Cicurug tengah melakukan pendataan terhadap rumah warga yang alami kerusakan.
“Ada tujuh rumah di daerah kami yang mengalami kerusakan, Saat ini yang sudah terdata yakni rumah Mustofa, Madrasah Diniyah dan Masjid Jami Arrohaman yang terdata alami kerusakan,†jelasnya.
Kerugian akibat angin puting beliung ini, kata dia, mencapai ratusan juta rupiah. Namun demikian, tak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. “Angin puting beliung ini terjadi sekitar 15 menit, tapi dampaknya sangat mengejutkan,†katanya.
Sementara Kepala Seksi Sosial (Kesos) Kecamatan Cicurug, Suryaman mengatakan, di Kampung Bebera RT 01/04, Desa Tenjolaya, terdapat tiga rumah mengalami rusak berat pada bagian atap.Â
“Satu parabola dikabarkan terbang hingga sejauh sepuluh meter. Kerugian per pemilik rumah ditaksir mencapai Rp10 juta. Kami malam ini akan mendalami pendataan dan melaporkan ke pihak BPBD, serta Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.†ujarnya Suryaman.Â
Editor : Administrator