SUKABUMIUPDATE.com – Niat pasangan suami istri Agus Saliman dan Murtiah (37) yang bermukim di Gudang Kebun Dinas Cikangkung yang beralamat di Kampung Baros Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, untuk mengkhitan dua anak laki-lakinya yakni Fahri (7) dan Farhan (4) kini terwujud.Â
Sabtu (18/3) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, kedua anak itu dikhitan dokter Hikmat Gumelar yang bertugas sebagai dokter fungsional di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Buniwangi Kecamatan Surade. “Saya ucapkan terimakasih kepada sukabumiupdate.com yang sudah membantu kami. Semua biaya khitan kedua anak Agus Saliman gratis. Dan saya akan mengupayakan agar Fahri tahun ini bisa masuk sekolah,†ujar dokter Hikmat.
Dokter berusia 30 tahun ini mengatakan, ketika mendapatkan informasi ada anak yang hendak dikhitan, langsung meminta wartawan sukabumiupdate.com untuk membawa kedua anak itu ke tempat prakteknya di Kampung Garasi Surade.
“Saya memahami kehidupan warga yang kurang mampu. Sebenarnya, saya pribadi setiap Jumat selalu memberikan pelayanan gratis khitan untuk dua anak dari lima desa di wilayah cakupan kerja Puskesmas Buniwangi,†ujar dia.Â
BACA JUGA:
Huni Gudang di Ciracap, Warga Kota Sukabumi Ingin Khitan Dua Anaknya
Berharap Bantuan Dijanjikan, Ketua RT Tinggal di Kandang Ayam di Cibadak Kabupaten Sukabumi
Tinggal di Gubuk, Sembilan Jiwa Warga Cicurug Kabupaten Sukabumi
Sementara Agus Saliman yang mendampingi kedua anaknya dikhitan mengatakan, sangat bahagia impiannya telah terwujud. Sebagai orang tua, kata Saliman, ia akan bekerja sekuat tenaga untuk menyekolahkan anaknya agar kelak tidak seperti dirinya.Â
“Terimakasih dan terimakasih. Saya gak tau bilang apa. Saya bahagia. Khusus kepada sukabumiupdate.com, terimakasih,†kata Saliman dengan sedikit mengeluarkan air mata.Â
Pasangan Agus Saliman dan Murtiah pemegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alamat  Gang Kartapura RT 04/03 Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, memiliki tiga anak masing-masing Fahri (7),  Farhan (4), dan Salsa berusia tujuh belas bulan.Â
Kelurga itu tinggal di gudang  berkat ajakan seseorang yang Saliman panggil dengan sebutan Pak Haji tanpa ada gaji, namun diberikan kesempatan menggarap lahan dan beternak. “Saya terima tawaran itu untuk mengubah hidup lebih baik, dan mau mengkhitan dua anak laki-laki saya,†kata Saliman sebelumnya.Â
Editor : Administrator