SUKABUMIUPDATE.com -Â Untuk mendapatkan layanan kesehatan, warga yang tinggal di Kampung Cirengrang, Kedusunan Cimanggu, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuled, Kabupaten Sukabumi, hanya mengandalkan layanan Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu).
Di Pustu tersebut, terdapat satu bidan desa dan beberapa kader Pos Pelayanan Terpadu Posyandu (Posyandu) yang melayani akses kesehatan warga. Kebanyakan pengunjung Pustu itu, adalah ibu-ibu hamil untuk memeriksakan kandungan.
Sedangkan untuk mendapatkan pengobatan, warga terpaksa harus ke Puskesmas Sagaranten, berjarak sekitar 31 kilometer.
BACA JUGA:
Derita TKW Asal Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi, Harta Habis Untuk Sembuhkan Gangguan Mental
Tak Putus Dirundung Malang, Nasib Pria Girijaya Kabupaten Sukabumi
Pengobatan Gratis untuk Pegiat Jasa Angkutan di Palabuhanratu
“Kalau mau ke Sagaranten itu, warga pasti menginap dulu di Kampung Cimanggu, sekitar enam kilometer dari Kampung Cirengrang. Dari Kampung Cimanggu kemudian meneruskan perjalan ke Sagaranten sepanjang 25 kilometer menggunakan angkutan umum, sekitar dua jam. Perjalan lama ini karena akses jalan kurang bagus,†ujar Kepala Dusun, Iman (31).
Masyarakat, sebut dia, sudah mengajukan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Rambay agar mengajukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, untuk meningkatkan status Pustu tersebut. “Terdapat 370 jiwa di Kampung Cirengrang ini. Kami sangat membutuhkan tenaga medis di sini. Sebab jarak untuk berobat sangat jauh,†paparnya.
Selain peningkatan status Pustu, Iman juga beraharap Pemda memasilitasi jaringan listrik ke kampung tersebut, melalui program Jabar Caang. “Kami tahu ada program Jabar Caang. Mohon kami diberi sarana penerangan listrik ini, agar kampung kami tidak gelap,†harapnya.
Editor : Administrator