SUKABUMIUPDATE.com - Keberadaan orang gila yang berkeliaran di wilayah Wisata Karanghawu dikeluhkan sejumlah warga. Mereka khawatir kondisi itu mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Sudah beberapa hari ini, saya perhatikan ada beberapa orang gila terlantar yang berkeliaran diwilayah Karanghawu. Kita khawatir keberadaan orang ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan juga wisatawan, " kata Albi (38), seorang  penjaga parkir di Karanghawu, Sabtu (15/4).
Kekhawatiran masyarakat tersebut cukup beralasan. Mengingat, gangguan mental dan psikologis orang gila yang labil sewaktu-waktu bisa saja berdampak terhadap pengunjung di sekitarnya. Terutama bagi kaum ibu dan anak-anak yang sedang menikmati liburan.
“Orang gila yang berkeliaran bebas di Karanghawu sangat berpotensi mencelakai orang lain. Termasuk merusak fasilitas umum maupun bangunan milik masyarakat. Harusnya orang gila tidak boleh berkeliaran dan terlantar seperti itu,†pendapatnya.
BACA JUGA:
Warga Resah, Orang Gila di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Kian Bertambah
Miris, di Jampang Tengah 19 Warga yang Gila Dikerangkeng
Banyak Orang Gila, Isu Culik Santer di Tegalbuled Kabupaten Sukabumi
Hal senada diungkapkan pedagang pakaian, Eha Julaeha (54), warga Kampung Cigoler RT 02/03, Desa/Kecamatan Cisolok. Ia mengaku tak nyaman dengan adanya orang gila tersebut. Apalagi, saat dibangunkan dan disuruh pergi, orang gila itu malah marah dan hendak melempar batu.
"Saya kaget saat melihat ada orang gila yang tiduran di depan tempat jualanya saya, "ujar Eha.
Karenanya, Eha mendesak agar pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan penertiban dan pendataan. Orang gila terlantar yang berkeliaran di lingkungannya segera ditangani.
“Petugas berwenang bisa menertibkan dan mencari keberadaan keluarga orang gila bersangkutan. Setelah itu barulah dilakukan tindakan pembinaan atau pengobatan. Saya berharap segera ada tindakan penertiban,†pintanya.
Editor : Administrator