Sukabumi Update

Keluhkan Layanan RSUD Al Mulk, Wali Kota Sukabumi: Anu Geuring Mah Gancang Kasinggung

SUKABUMIUPDATE.com - Sesi tanya jawab saat gelaran Launching Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) Kota Sukabumi yang dilaksanakan di Lapang Sepakbola Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, Minggu (30/4) menjadi ajang penyampaian keluhan para Ketua Rukun Warga (RW).

Salah satu yang dikeluhkan yakni, terkait dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al -Mulk di Jalan Palabuhan II, Kecamatan Lembursitu. "Selama ini pelayanan RSUD Al Mulk bagus, ramah dan cekatan. Namun akhir-akhir ini, pasien malah disuruh bolak-balik foto copy dulu, sedangkan pasien dibiarkan," ungkap Ketua RW 07 Kelurahan/Kecamatan Citamiang, Yati kepada sukabumiupdate.com.

Yati mengaku, bukan hanya dirinya saja yang mengeluhkan tentang pelayanan rumah sakit gratis tersebut. Namun beberapa Ketua RW lainnya mengeluhkan hal sama. "Makanya kita meminta kepada Wali Kota Sukabumi, untuk mengembalikan citra yang sudah baik di masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:

Walikota Sukabumi: Masih Ada Instansi Kedul Informasikan Prosedur Layanan Publik

Peringati Hari Air, Wakil Walikota Sukabumi Turun Langsung Bersihkan Sampah Sungai Cipelang

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz menanggapi keluhan tersebut mengatakan, keluhan seperti itu bukan hanya terjadi di rumah sakit yang gratis saja. Namun di rumah sakit yang berbayar pun selalu ada.

“Keluhan itu jangankan di rumah sakit gratis, di rumah sakit yang bayar pun salalu ada. Apalagi yang datangnya masyarakat yang sakit, anu geuring mah gancang kasinggung,” tutur Muraz.

Muraz mengaku, dirinya pernah melakukan dua kali survei ke RSUD Al Mulk dan hasilnya cukup lumayan. "Pada 2015 survei kepuasan masyarakat di Rumah Sakit Al Mulk mencapai 93 persen, sementara 2016 mencapai 97,7 persen. Tidak ada yang 100 persen," pungkasnya.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI