SUKABUMIUPDATE.com – Gerakan Pemuda Islam (GPI) layangkan somasi terhadap salah satu media cetak lokal di Sukabumi. Somasi ini terkait pemuatan gambar halaman depan pada koran tersebut yang dianggap menciderai hati umat Islam, khususnya di Sukabumi.
Ada empat butir dalam pernyataan somasi yang ditandatangani Ketua GPI Sukabumi Jaka Susila dan Sekretaris Abu Bakar Abdul Hasan.
Keempat isi somasi itu yakni:
1. Gambar halaman depan pemberitaan Radar Sukabumi pada hari Selasa (9/5) 2017 yang menggambarkan Burung Garuda mencengkeram dan menyobek bendera bertuliskan “Laa ilaha illallah-Muhammadur Rasulullah†dalam Bahasa Arab.
2. Ilustrasi gambar dimaksud, telah menciderai hati ummat Islam, khususnya di Sukabumi.
3. GPI Kabupaten Sukabumi “Mengutuk Gambar Ilustrasi Keji Tersebut†yang dilakukan oleh Radar Sukabumi, dan
4. GPI Kabupaten Sukabumi “Menuntut Radar Sukabumi Meminta Maaf Kepada Ummat Islam Melalui Berita Radar Sukabumi di Halaman yang Sama Dengan Ilustrasi Gambar Tersebut†pada hari Rabu 10 Mei 2017.
Sementara pihak redaksi Radar Sukabumi dalam klarifikasinya yang diterima sukabumupdate.com menyampaikan, grafis yang disajikan Radar Sukabumi semata-mata menginterpretasikan data dan fakta.
Yaitu, Fakta tentang pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah:
1. Pemerintah yang diwakili Menkopolhukam, Menkumham, Mendagri dan Kapolri yang dilambangkan dengan Burung Garuda.
2Â HTI yang dibubarkan dilambangkan dengan simbol HTI. Kenapa dicabik-cabik, karena mencerminkan pemerintah melakukan kekerasan dalam pembubaran HTI. Pembubaran arti Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) itu adalah bercerai berai.
“Ini semata-mata hanya menuangkan fakta dalam bentuk ilustrasi tidak ada maksud selain itu. Kami menohon maaf jika ada perbedaan makna,†sebut Redaktur Pelaksana Radar Sukabumi Peril Rizal dalam pesan WhatsAppnya, Selasa.
Editor : Administrator