SUKABUMIUPDATE.com - Tiap usai shalat idul fitri di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, koran bekas pasti berserakan. Namun koran bekas itu menjadi ladang rezeki bagi sebahagian orang, khususnya pemulung.
Pun demikian halnya bagi Syamsudin (43) seorang pemulung warga Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Bahkan ia harus berjibaku dengan petugas kebersihan untuk mengambil koran bekas itu.
BACA JUGA:Â Yang Shalat Ied di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Beli Koran Bekas di Orang Ini
“Bagi saya, sampah ini menjadi berkah. Koran bekas ini menjadi tamabahan bagi saya untuk mudik ke daerah asal di Cirebon,†ujar Syamsudin kepada sukabumiupdate.com, Minggu (25/6).
Ia mengaku, setiap tahun, selalu shalat idul fitri di Lapang Merdeka sebelum mudik. Syamsudin mengatakan, dari rumah kontarakan ia selalu membawa karung plastik sebagai tempat koran bekas. “Beres shalat, saya langsung beraksi memungutinya. Setelah terkumpul, saya kemudian menyimpannya,†sebut dia.
BACA JUGA:Â Usai Shalat Ied Koran Bekas Berserakan di Area Masjid Agung Al Huriyah Cicurug Kabupaten Sukabumi
Ia menambahkan, ia sengaja mudik ke kampung halamanya di Cirebon usai lebaran. Langkah itu ia pilih, sambil menunggu ongkos turun. “Saya cari tambahan dulu. Kalau mudik sebelum lebaran kan mahal. Belum jalanan macet. Makanya koran ini buat saya sebuah berkah untuk tambahan nanti,"katanya.
Namun, Syamsul tidak menyangka tahun harga koran bekasnya menurun. "Tahun lalu harga per kilogramnya seribu rupiah sekarang cuma tujuh ratus rupiah. Saya harus ekstra keras mengumpulkan koran-koran bekas ini agar tidak keburu dibersihkan petugas,†katanya.
Editor : Administrator