SUKABUMIUPDATE.com - Berawal dari kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang terpuruk secara ekonomi, para pemuda Muhammadiyah Lebaksiuh di Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membangun 10 rumah tidak layak huni (Rutilahu), Jumat (11/8/2017).
Pimpinan Cabang Pemuda Muhamaddiyah, Majelis Ekonomi Sosial Kemasyarakatan, Andri Kurniawan mengatakan baru bangunan ketiga dari 10 rumah target yang akan diperbaiki.
BACA JUGA:Â Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Perbaiki 884 Unit Rutilahu
"Kegiatan ini dimulai pada 02 Juli 2017. Dananya selain dari swadaya masyarakat, juga para pemuda, dan donatur. Sampai saat ini Alhamdulillah, masih bisa berjalan. Dari pemerintah sendiri baru doa saja, dan acungan jempol," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.
Berdasarkan data yang diterimanya dari Desa Sukamaju, kata Andri, sedikitnya ada 261 Rutilahu, masing-masing RT ada enam rumah, namun yang akan dibangun sesuai skala prioritas yang notabenenya fakir miskin, janda jompo, dan lain sebagainya.
"Di sini untuk mencukupi kehidupannya bertani, itu pun bukan milik pribadi. Jangankan untuk membangun rumah, buat makan saja mungkin pas-pasan," imbuhnya.
BACA JUGA:Â Hanya 6 dari 200 Rutilahu yang Diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Sukabumi
Bangunan ketiga saat ini, ungkap Andri, dihuni janda tua, Mimin Rasminah (55 tahun) ibu tiga orang anak. Kehidupan sehari-harinya sebagai buruh tani, sebut Andri, berpenghasilan sekitar Rp15 ribu-Rp25 ribu, itupun jika ada yang mengajaknya.
"Bangunan ini dari tahun 1999 dibangun oleh masyarakat, dengan memanfaatkan bahan bekas seadanya dari warga. Terlaksananya pembangunan rumah ini nomor dua, yang pertama kita ingin menciptakan kembali masyarakat peduli bergotong royong," harapnya.
Jika ada donasi yang ingin membantu dan berkomitmen, tambah Andri, silahkan bargaining langsung dengan pemilik material dan pihaknya hanya menerima berupa barang.
"Tujuannya untuk menjauhkan dari fitnah dan silahkan bersentuhan langsung dengan calon yang akan di rehab. Saya berharap, pemerintah bisa melihat, mendengar, bahkan terjun langsung untuk kesejahteraaan masyarakat," tutur Andri.
BACA JUGA:Â Warga Subangjaya Kota Sukabumi Dapat Bantuan Rutilahu
Sementara Mimin, berterima kasih atas bantuan yang diberikan para donasi karena sebelumnya rumahnya jika hujan bocor tidak bisa lagi ditempatinya.
"Selama ini saya tinggal di rumah saudara karena memang jika hujan masuk ke dalam bocor di mana-mana dan Alhamdulillah, sekarang ada yang membantu," singkatnya saat ditemui di kebun Bawang daun dalam kesempatan terpisah.
Editor : Administrator