Sukabumi Update

Tim Dirjen Peternakan Datangi Lokasi Keracunan Sate Kambing di Cicurug Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Tim Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan, datangi Kampung Pasir Tengah RT 04/03, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi dihimpun, kedatangan tim pada Selasa (5/9/2017) tersebut untuk menggàli informasi sebagai bahan kajian.

BACA JUGA: Tiga dari Lima Pasien Keracunan Massal di Kutajaya Kabupaten Sukabumi, Sore Ini Dipastikan Pulang

“Kita dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan Unit Pelayanan Teknis (UPT) dibawah Dijen Peternakan Kesehatan Hewan Kementerian Pertaninan ingin menelusuri  informasi  kronologis kejadian atau kegiatan yang terjadi di Desa Kutajaya. Kami melakukan koordinasi dengan desa, dan pihak kepolisian berkaitan dengan hal itu,” terang Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Teknis Balai Pengujian Mutu Sertifikasi Produk Hewan, Drh Armin Riyandi, kepada sukabumiupdate.com, di sela-sela kunjungannya, tadi siang.

Nantinya, kata Armin, kesimpulan dari kunjungannya tersebut ingin mendapatkan beberapa informasi dengan kejadian keracunan yang dialami warga.

BACA JUGA: 10 Dari 14 Korban Keracunan Sate di Cicurug Kabupaten Sukabumi Dipastikan Bisa Pulang

“Setelah kita dapatkan informasinya, lalu akan kita tindaklanjuti. Sambil menunggu hasil dari Laboratorium Dinkes (Dinas Kesehatan) Provinsi Jawa Barat, karena Dinkes Kabupaten Sukabumi, sudah mengirimkan sample bumbu sate, dan dahak, dari salah satu korban. Sehingga kita nanti  lihat dari situ hasilnya seperti apa? Dan hal apa-apa yang harus kita tindaklanjuti,” paparnya.

Untuk saat ini, pihaknya pun belum bisa menyimpulkan secara jelas yang menjadi penyebab keracunan itu sendiri, karena menggali berbagai informasi, baik dari warga, dinas, kepala desa, dan dari pihak kepolisian.

BACA JUGA: Ternyata, Ini Kronologis yang Menimpa Para Korban Keracunan Massal di Kutajaya Kabupaten Sukabumi

“Kami dibawah Pemerintah Pusat, melakukan pengawasan dan menindaklanjuti informasi itu menjadi salah satu tugas utama, setelah mengetahui, lalu merespon kejadian-kejadian terkait dengan keracunan, akibat mengkonsumsi daging kurban yang di sate. Kita sudah mendapatkan informasi dari beberapa komponen, tinggal kita tunggu hasil laboraturium yang dilakukan oleh Dinkes,” Jelasnya.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI