SUKABUMIUPDATE.com - Ditengarai minim sarana, warga Kampung Cibuluh RT 03/04, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa harus menempuh jarak sekitar satu Kilometer (Km) jauhnya dengan berjalan kaki guna mendapatkan air bersih.
Warga pun berharap, ada perhatian khusus dari pemerintah setempat.
BACA JUGA:Â Duh, Puluhan KK di Jayanti Kabupaten Sukabumi Kesulitan Air Bersih
Pantauan sukabumiupdate.com, di lokasi, sejumlah warga berjalan melawati pematang sawah sambil membawa jerigen, jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan naik turun, membuat mereka kelelahan.
"Sangat capai, jalan yang jauh, serta naik turun, apalagi kan kita tidak tangan kosong. Membawa jerigen, cucian, belum lagi bawa anak," ujar Ion (50 tahun), warga setempat kepada sukabumiupdate.com, Selasa (5/9/2017).
BACA JUGA:Â Tiga Jerigen Rp10 ribu, Masyarakat di Dua Desa Kabupaten Sukabumi Krisis Air Bersih
Sultinya mendapatkan air bersih baru kali ini dirasakan warga setempat, sejak tiga bulan terakhir, akibat kurangnya saluran air irigasi yang jadi salah satu sarana di kampung tersebut.
"Baru tiga bulan terakhir, dan baru kali ini. Biasanya, bagaimanapun kemarau, kami tidak kesusahan air bersih, karena saluran irigasi tidak pernah kering. Kalau sekarang kan kering," terangnya.
BACA JUGA:Â Kedusunan Kubang dan Bantarjati Kabupaten Sukabumi Darurat Air Bersih
Senada dilontarkan Eman, Ketua RT setempat. Dirinya membenarkan susahnya air bersih baru terjadi dalam tiga bulan terakhir ini, dan baru tahun ini (2017). “Padahal, dulu pernah kemarau lama, tapi belum pernah seperti ini susah air bersih," ujarnya dalam kesempatan sama.
Eman berharap ada peran pemerintah dalam hal ini, dan mencarikan solusinya. "Ya, saya berharap kepada pihak pemerintah, agar bisa membantu permasalahan tentang susahnya air bersih yang berada di kampung kami, dan tolong carikan solusi," pungkasnya penuh harap.
Editor : Administrator