SUKABUMIUPDATE.com - Selain bangunanan dan infrastruktur lainnya, sedikitnya 17 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 48 jiwa terancam, akibat pergerakan tanah di Desa Sindangraja, kecamatan Curug Kembar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/10/2017), sekitar 03.00 WIB.
Kasi Rehabilitasi BPBD Kabupaten Sukabumi, H Eka, menyampaikan pergerakan tanah tersebut ditengarai akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu pada beberapa hari terakhir ini.
BACA JUGA:Â Bencana Pergerakan Tanah Ancam 60 KK di Desa Bantarkalong Kabupaten Sukabumi
“Bahkan akses jalan kabupaten sepanjang 20 meter, dengan lebar tiga meter, dan tinggi satu meter di Kampung Cibinong, juga sepanjang 10 meter, lebar tiga meter, serta tinggi 0,5 meter di Kampung Sukamaju juga terkena imbasnya,†tulis Eka, dalam siaran pers yang diterima sukabumiupdate.com, Senin (2/10/2017).
Selain itu, lanjutnya, jalan desa di Kampung Sukamaju sepanjang 30 meter, dan lebar dua meter, serta tinggi satu meter pun mengalami hal serupa. Ditambah kata Eka, ruas jalan sepanjang 30 meter, dan lebar dua meter, serta tinggi 10 meter di Dusun Cigembong juga tak jauh berbeda kondisinya.
BACA JUGA:Â BPBD Pantau Pergerakan Tanah di Jelegong Kabupaten Sukabumi
“Kurang lebih tiga hektar areal persawahan juga sama, terkena imbasnya,†imbuh Eka.
Penanganan yang dilakukan sementara ini, kata Eka, seperti mengevakuasi warga yang terdampak ke keluarganya, serta memberikan bantuan berupa foodware, kidware, selimut, tikar, mie instan, paket sekolah, seragam sekolah, handuk, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, t-shirt, pembalut wanita, makanan tambah gizi, dan lauk pauk.
BACA JUGA:Â Ancaman Pergerakan Tanah di Warungkiara Kabupaten Sukabumi Meluas
“Kalau untuk mengantisipasi bencana susulan, dari pukul 19.00-23.30 WIB, petugas BPBD melakukan patroli bersama perangkat desa, dan Babinkamtibmas. Situasi dan kondisi psikologis terdampak (warga) berangsur kondusif,†sampainya.
Editor : Administrator