Sukabumi Update

Dihujani Senjata Tajam, Remaja Asal Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Dilarikan ke RSUD Sekarwangi

SUKABUMIUPDATE.com - Terkena bacokan di bagian kepala dan kedua tangan, remaja asal Kampung Cipurut, RT 22/7, Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilarikan ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, Sabtu (14/10/2017).

Informasi dihimpun, peristiwa tersebut terjadi diduga akibat buntut percekcokan dan saling ejek sebelumnya di jalan sehingga korban kini terbaring di ruang IGD.

BACA JUGA: Dua Saudara Berselisih, Geri Warga Panyinangan Kabupaten Sukabumi Alami Luka Bacok

Mulyana Permadi (17 tahun), anak pertama dari pasangan suami istri (Pasutri) Kardi (50 tahun), dan Rokayah (40 tahun) inipun hingga kini masih  dalam perawatan intensif  tim medis.

Mulyana mengaku, sebelumnya diajak main sama temannya ke Pakuon, Manglad, malam hari (tadi malam-red).

“Saya juga tidak tahu, sebenarnya ada masalah atau tidaknya. Tapi, sekitar pukul 01.30 WIB, kami dihadang sekolompok orang yang tidak tahu jumlahnya berapa? Kami pun sempat melarikan diri, tapi terjatuh dari motor,” aku Mulyana, kepada sukabumiupdate.com saat ditemui di IGD RSUD Sekarwangi, Cibadak, siang tadi.

BACA JUGA: Berandal Motor Teror Warga Kota Sukabumi, Tiga Korban Kena Bacok

Tiba-tiba, kata dirinya, tak tahu darimana arahnya, ada yang menyerangnya dengan balok, dan terasa oleh keduanya, juga ada yang menggunakan senjata tajam langsung membacokan ke bagian kepala.

“Kedua tangan yang kena sabetan ini karena menangkis (senjata tajam). Alhamdulillah, keburu ada warga yang menolong, dan kami pun tidak sadarkan diri pas kejadian tersebut,” imbuhnya.

BACA JUGA: Siswa SMK Teknika Cisaat Dibacok Gerombolan Pelajar

Sementara, Rokayah mengaku kaget mendengar kabar anaknya di rumah sakit. “Kami kaget mendengar laporan dari temannya, Mulyana ada di rumah sakit. Kami pun bergegas mendatanginya. Saya kira kecelakaan lalu lintas, ternyata banyak luka sabetan senjata tajam. Anak saya ini baik, tidak pernah maen jauh-jauh, paling maen motor-motoran. Saya harap pelakunya cepat tertangkap dan dihukum, sesuai perbuatannya,” bebernya dalam kesempatan sama.

Sedangkan dokter piket RSUD Sekarwangi, Cibadak, Agung Fifo Pahlevi mengungkapkan korban menderita luka berat di bagian kepala sedalam 15 Cm, dan luka-luka di kedua tangan meski tak begitu dalam.

“Kalau di bagian kepala sampai tembus tengkorak (batok kepala), dan korban Alhamdulillah, kini sudah sadarkan diri dan bisa pulang,” ungkapnya.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI