Sukabumi Update

Miris, Tujuh Tahun Siswa MTS Al-Uryah Cisolok Kabupaten Sukabumi Numpang Belajar

SUKABUMIUPDATE.com - Selama tujuh tahun sejumlah siswa MTS Al-Uryah di Kampung Caringin, RT 03/03, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjalani proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menumpang di SD Negeri Caringin di RT 01/04.

Keadaan seperti ini terpaksa dijalani, karena dari tahun 2010, sejak MTS Al-Uryah berdiri, sampai sekarang masih belum mempunyai ruang kelas sendiri.

Hanya baru memiliki rencana pembangunan satu ruang kelas, namun hingga kini belum beres, masih berbentuk rangkai pondasi.

Itu pun dananya hasil donatur dari para guru yang menyisihkan uang gajinya setiap bulan, ditambah sebagian bantuan dari masyarakat Kampung Caringin.

BACA JUGA: Tiga Tahun SMA N 1 Cidahu Kabupaten Sukabumi Menumpang di Gedung SD

"Kalau pas gajian, guru-guru rajin bersedekah. Sifatnya tidak wajib. Akhirnya baru bisa membuat bangunan seperti itu," ujar Wakil Kepala MTS Al-Uryah, Ilham Nursalam, kepada sukabumiupdate.com, Minggu (22/10/2017).

Ilham menjelaskan, MTS Al-Uryah dari semenjak keluar izin operasi sekolah, belum tersentuh bantuan dari pemerintah, hanya bantuan BOS yang di dapat.

"Kalau dana BOS kita dapat, itu kan untuk operasional sekolah. Tidak bisa buat membangun ruang kelas," jelasnya.

Pihak MTS Al-Uryah sendiri, sambung Ilham, bukan tidak mempunyai lahan untuk mendirikan bangunan, tapi karena tidak adanya biaya untuk mendirikan bangunan. 

"Kalau lahan kita ada, walaupun tidak luas, tapi cukup untuk enam ruang kelas, bahkan bahan bangunan juga sudah siap, tapi untuk biaya mendirikan bangunan tidak ada," terangnya.

Ilham mengaku, pihak sekolah sudah mengajukan permohonan bantuan ke instansi pemerintah, namun sejauh ini belum mendapat tanggapan.

BACA JUGA: Ironis, Puluhan Tahun Kantor Desa Bantaragung Numpang di Madrasah

"Dari tahun 2010, kami belajar dengan menumpang di SD Negeri Caringin, sampai sekarang. Kalau permohonan bantuan sudah ke pemerintah namun belum ada respon sampai sekarang," Aku Ilham.

Ia berharap, pemerintah memperhatikan kondisi MTS Al-Uryah yang membutuhkan ruang kelas sendiri, agar bisa menjalani proses belajar untuk para siswanya dengan nyaman.

"Memang sih kita menggunakan ruang belajar SD Negeri Caringin ini tidak apa-apa, karena kata Kepala SD Caringin, sama-sama punya pemerintah, pakai aja, tapi kan kita tidak enak," tutup Ilham.

Saat ini jumlah siswa MTs Al-Uryah sendiri, totalnya mencapai 140 orang. Mereka terpaksa melakukan KBM dengan menumpang di SD Negeri Caringin, karena belum memiliki ruang kelas sendiri.

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI