SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan pendukung calon Kapala Desa Cijalingan, Imam Hendrawan dengan nomor urut dua, mendatangi kantor Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/10/2017).
Kedatangan warga tersebut, memprotes hasil Pemilihan Kapala Desa (Pilkades) Cijalingan yang diselenggarakan, Minggu (22/10/2017).
BACA JUGA:Â Ini Dia, 71 Nama Kades yang Mendulang Suara Terbanyak, Pilkades Serentak di Kabupaten Sukabumi
Koordinator aksi, Hera Iskandar menduga, pihak panitia melakukan kecurangan saat perhitungan suara berlangsung. Selain itu, jelas aktivis buruh tersebut, panitia juga diduga telah melakukan penggelembungan jumlah suara.
Ia mengatakan, dari jumlah pemilih yang hadir, pada saat pemungutan suara, jumlahnya sebanyak 3.414 lembar, tapi saat perhitungan, jumlahnya bertambah menjadi 3.593 lembar.
"Jadi kami mempertanyakan, darimana kelebihan 181 suara tersebut," ujar Hera, kepada sukabumiupdate.com, melalui sambungan telepon siang tadi.
Hera pun mempertanyakan, tentang tata tertib (Tatib) Pilkades, terutama poin enam yang menjadi dalih panitia mengeluarkan kertas suara dari kotak, kemudian ditumpuk di luar.
Ia mendesak panitia, buka mulut, siapa yang mengunggulkan dan berinisiatif mengeluarkan kertas suara dari kotak tersebut.
Hera mengancam, jika pihak panitia tidak bisa mengabulkan tuntutannya, maka akan membawa kasus ini ke ranah hukum, dan bakal ada gerakan aksi massa lanjutan.
"Kita akan desak panitia, siapa yang mengusulkan mengeluarkan kertas suara dari kotak, kemudian ditumpuk di luar. Ini jelas melanggar poin enam Tatib Pilkades. Jika tuntutan tidak dikabulkan, kami akan mengerahkan aksi massa lanjutan," tandas Hera.
Editor : Administrator